Duniaekspress, 8 Juli 2017

Setelah peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan oleh kelompok IS secara brutal terhadap madrasah Al-Qur’an dan hadits di Quneithra yang menewaskan 15 orang dosen dan santri beberapa waktu yang lalu, HTS berhasil menangkap 9 orang militan ISIS/IS di utara propinsi Idlib sehari setelah kejadian.

Pemboman yang menyebabkan terbakarnya sejumlah Al-Quran di madrasah tersebut menyebabkan syahidnya Syekh Abu Yahya Al-Mishri, Syekh Abu Madawi Jazrawi, dan Abu Usamah Aljazairi, ketiganya adalah syar’i HTS, dan juga ikut syahid beberapa anak-anak santri. Hasbunallohu wa ni’mal wakiil.

Syekh Abu Yahya AlMisri

Syekh Abu Yahya Al-Misri yang telah kehilangan kakinya dalam pertempuran di front Aleppo melawan rezim Asad tidak menghentikannya dari mengajar di madrasah yang terletak di barat Idlib tersebut. Semoga beliau diterima sebagai syuhada, aamiin. Beliau dan beberapa rekannya dibom saat sujud dalam sholat Ashar.

Al-Quran yang terbakar tepat menunjuk pada surat An-Nisaa:93 “Dan barang siapa yang membunuh seorang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahannam, dia kekal di dalamnya.”

Sel tidur ISIS kerap berada di balik serangkaian ledakan dan bom bunuh diri yang menargetkan faksi pejuang pembebasan di Idlib.

(AZ dari berbagai sumber)