Duniaekspress 10 Juli 2017
Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Sihab menilai aksi penyerangan terhadap ahli IT dari ITB Hermansyah tidak lepas dari keterlibatannya dalam memberikan kesaksian sebagai seorang ahli terhadap chat fitnah yang sedang dihadapinya.

“Musibah beliau pada hari ini tidak bisa dipisahkan dari semangat juang beliau yang selama ini membela habaib dan ulama, upaya pembunuhan terhadap beliau yang begitu sadis dan begitu keji tidak bisa dipisahkan dari kegigihan beliau dalam menyampaikan yang haq,” ujar habib dalam pesan audio, Ahad (9/8/2017)

Habib juga mengajak kepada umat Islam agar tidak terprovokasi sehingga merusak komunikasi yang sedang dibangun, sebab menurut habib komunikasi yang sedang dibangun tidak semua orang suka.

“Ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan segala upaya-upaya rekonsiliasi yang sedang kita bangun dan saya yakin musibah yang menimpa saudara Herman adalah upaya menghancurkan rencana bagus  kita,” tegas habib.

Dalam audionya habib juga berpesan kepada para laskar untuk tidak segan-segan membantu aparat keamanan untuk memburu dan menangkap para pelaku penyerangan.

“Kalau aparat tidak mau melakukannya dengan baik dan aparat tetap membiarkan pelakunya berkeliaran, maka saya minta kepada seluruh Laskar FPI untuk memburu, mengejar, menangkap dan meproses pelakunya secara hukum dan merekan harus dihukum secara berat karena mereka ingin merusak stabilitas nasional, ingin mengadu domba antar anak bangsa,” Pungkas habib.
(fan)

baca juga:

foto-foto sadis tentang luka-luka Herman adalah hoax

HOME