Duniaekspress, 19 Juli 2017- Perkumpulan Zakir Naik Indonesia pagi ini mengabarkan bahwa Pemerintah India telah resmi mencabut paspor pakar perbandingan agama Dr Zakir Naik, atas pencabutan tersebut Dr Zakir Naik tidak bisa lagi ke luar negeri untuk berdakwah.

Budhi Setiawan selaku humas dari DZN Visit Indonesia melalui sambungan telpon meminta doa dari para kaum muslimin terkhusus di Indonesia semoga pemerintah Malaysia segera memberikan kewarganegaraan untuk Dzakir Naik.

“Mohon doa dari ikhwan akhwat semua semoga kejadian ini mendorong pemerintah Malaysia untuk mempercepat pemberian kewarganegaraan Malaysia untuk beliau,” kata Budhi (19/7/2017).

Ketika dikonfirmasi Dr Zakir Naik melalui pesan singkat membenarkan kabar tersebut. “Saya tahu dari beberapa media india, dan juga melalui lawyer saya di india,” kata Dzakir

Dai Internasional berkebangsaan India yang sejak lama tinggal di Malaysia ini, sedang mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara Malaysia.

“Saya sejak lama sudah menjadi Permanent Resident di Malaysia, begitu juga seluruh keluarga saya. Malaysia negara yang aman, saya sudah mengajukan permohonan untuk menjadi warga negara malaysia,” terangnya.

Ketika ditanya apakah ada keinginan untuk menjadi Warga Negara Indonesia, Dzakir meyatakan sungguh senang kalau dapat menjadi Warga Negara Indonesia.

“Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, dan saya tentu senang kalau dapat menjadi WNI. Namun keputusannya tentu berada di tangan Pemerintah Indonesia dan sejauh ini saya belum mengajukan permohonan resmi,” Pungkasnya
(fan)