MENYALAKAN BARA YANG TERTIMBUN ABU

Duniaekspress, 23 juli 2017. – Juru bicara Izzudin Al-Qassam, Abu Ubaidah mengutuk tindakan Israel terhadap umat Islam atas Masjid Al-Aqsha. Menurutnya, larangan untuk melakukan solat dan mempersempit akses masuk ke Al-Aqsha itu sama artinya ‘menyalakan bara yang tertimbun abu’.

pengusiran kuam muslimin palestina oleh zionis israel

Dilansir dari Hamas.ps pada Sabtu (22/07), Abu Ubaidah menjelaskan bahwa agresi di Al-Aqsha dan Yerusalem akan kembali menyalakan perang panjang dan memicu intifada yang sempat terhenti di Palestina.

Ketegangan antara Israel dan Palestina memuncak setelah 3 jemaah Masjid Al-Aqsha tewas ditembak pekan lalu. Kemudian pihak Israel mengumumkan penutupan Masjid Al-Aqsha dan melarang umat Islam melaksanakan sholat Jum’at di dalamnya. Selang beberapa hari, Al-Aqsha kembali dibuka namun umat Islam diharuskan melewati metal detektor.

kekejaman zionis israel dalam mengusir muslim palestina dari masjid al-aqso

Tindakan itu kemudian memancing gelombang protes dari umat Islam di seluruh dunia. Pada Jumat (21/07), berbagai aksi solidaritas dan bela Al-Aqsha digelar diberbagai daerah merespon agresi Israel terhadap Al-Aqsha. Hari itu kemudian dinobatkan sebagai ‘day of rage’ atau hari kemarahan.

(AB/duniakespress/Hamas.ps).