Pasukan Saudi melaporkan bahwa sebuah rudal balistik Houthi ditembak jatuh hanya 43 mil selatan kota suci Mekkah. Ini terjadi kurang dari satu minggu setelah pemberontak Yaman Houthi mengklaim telah menembakkan rudal balistik ke Yanbu, Arab Saudi.
    Sebuah rudal balistik yang ditembakkan oleh pemberontak Yaman ditembak jatuh Kamis malam dekat dengan Mekkah, sebulan sebelum pelaksanaan ibadah Haji, koalisi militer Arab yang bertempur di Yaman mengatakan.
Rudal tersebut ditembak jatuh 69 kilometer sebelah selatan kota di barat Arab Saudi, kata koalisi tersebut dalam sebuah pernyataan, yang menyebutnya “ini usaha putus asa oleh pemberontak Syiah Huthi untuk mengganggu jamaah haji yang dimulai pada akhir Agustus”.
     Sabtu lalu, kelompok pemberontak Houthi (yang secara resmi dikenal sebagai Ansar Allah) mengklaim telah melepaskan sebuah rudal balistik ‘Burkan-2’ ke sebuah kilang minyak Arab Saudi di kota pesisir Yanbu. Sebuah video yang dirilis oleh kelompok tersebut beberapa hari kemudian mengatakan bahwa “ini adalah fase baru dalam konflik dengan Arab Saudi” dan bahwa lebih banyak kilang akan diserang kecuali “agresi brutal di Yaman berhenti.”

    Pada bulan Maret, pejabat Saudi melaporkan bahwa pertahanan negara menembaki jatuh empat rudal balistik yang berasal dari Yaman. Dua bulan kemudian, Houthi melaporkan pasukannya meluncurkan sebuah rudal balistik ke Riyadh sebelum kedatangan Presiden AS Donald Trump. Arab Saudi kemudian mengatakan bahwa mereka menembak jatuh rudal tersebut di wilayah selatan. Pada bulan Januari, sebuah rudal balistik dilaporkan ditembakkan ke sebuah pangkalan Saudi di pulau Laut Merah Zuqar. Beberapa insiden serupa juga terjadi sepanjang tahun 2016. Salah satunya juga menargetkan Mekkah.

(AZ)

HOME