Duniaekspress, 2 Agustus 2017– Pertukaran tahanan antara milisi Hizbullah Lebanon dan Hai’ah Tahrir as-Syam dimulai pada hari ini Rabu (3/8) dengan empat tahanan yang dipegang oleh pasukan keamanan Lebanon diserahkan untuk tiga anggota milisi.

Kesepakatan pertukaran itu terjadi setelah beberapa hari pertempuran antara milisi Hizbullah (Syiah) dan militan Front Nusra (HTS) di daerah perbatasan antara Lebanon dan Suriah, yang mencakup Arsal di sisi Lebanon dan Pegunungan Qalamun di sisi Syria.

media Hizbullah sebelumnya mengatakan, dalam gencatan senjata lokal antara kelompok Syi’ah Lebanon dan militan Sunni, sekitar 9.000 pejuang dan keluarga mereka akan berangkat ke wilayah pemberontak di Suriah pada hari Senin (1/8)

Nusra Front ( HTS) adalah cabang Al-Qaeda di Suriah sampai akhirnya memutuskan hubungan dan diganti namanya tahun lalu. Ini sekarang menjadi ujung tombak aliansi al-Islam Tahrir al-Sham dalam perang Suriah.
(Al Arabiya)