Duniaekspress, 4 Agustus 2017- Pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR, Victor Laiskodat, di Kupang NTT, menuai protes dari berbagai kalangan. Fadli Zon menilai pernyataan ketua praksi partai Nasdem dalam pidato di NTT, telah merusak tanah SARA.

 

“Juga fitnah yang kejam terhadap Grindra. Provokasi bodoh dan murahan,” dalam twitnya Jum’at (4/8/2017)

Berikut penggalan ucapan Victor dalam video yang tersebar luas di masyarakat

“Ada kelompok sekarang ini yang mau membuat negara Khilafah dan parahnya partai-partai pendukungnya ada di NTT juga, yang pertama yang mendukung kelompok ekstrimis itu tumbuh adalah partai Gerindra, partai nomer dua Demokrat, partai nomer tiga namanya PKS, partai nomer empat namanya PAN,”

“Mengerti negara Khilafah? (tanya Victor) Semua wajib shalat,. Negara khilafah tidak boleh ada perbedaan semua harus salat. Saya tidak provokasi, tetapi orang Timur yang semua itu berarti tunggu nanti negara hilang kita bunuh pertama mereka, sebelum kita dibunuh (warga tertawa). Ingat dulu PKI 1965, mereka tidak berhasil, kita yang eksekusi mereka,”

(fan)