Duniaekspress, 5 agustus 2017.- Pemimpin Al-Qaidah, Syaikh Ayman Az-Zawahiri telah mengkonfirmasi gugurnya menantu yang juga merupakan sosok di balik berdirinya Al Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS), Abu Dujana Al-Pasha.

Syaikh Aiman Az-Zawahiri amir al-qaidah

link vidionya, Komfirmasi gugurnya amir AQIS, syaikh Abu Dujana Al-Pasha

Kabar kematiannya disebar luas melalui pesan suara Syaikh Ayman Az-Zawahiri dalam video yang berjudul ‘Carrying the Weapon of the Martyr (Martyrs of Waziristan)’. Video yang berdurasi kurang dari setengah jam itu, memuat berbagai cerita sejarah tentang pergerakan jihad dan kezaliman yang terjadi di wilayah anak benua.

Dalam pesannya tersebut, Zawahiri menjelaskan bahwa Abu Dujana berjasa dalam mempersatukan seluruh faksi-faksi jihad yang tersebar di seluruh wilayah anak benua.

“Allah menuntunnya untuk memanfaatkan hubungan lamanya yang telah dibentuk dengan mujahidin anak benua (India,Afghanistan dan Pakistan) di kamp pelatihan. Allah telah memberinya popularitas di antara mereka, jadi dia mengarahkan upayanya untuk menggabungkan berbagai kelompok ini dalam satu organisasi, dan dengan demikian, Dengan berkah dan nikmat dari Allah, Al Qaeda di benua India dibentuk, di bawah bendera Imarah Islam,” kata Syaikh Aiman Az- Zawahiri.

Abu Dujana Al Pasha atau juga dikenal Abu Dujana Al-Basha memang tidak banyak dikenal di publik. Namun, menantu Az-Zawahiri ini memainkan peran utama dalam berdirinya Al-Qaidah di Anak Benua atau AQIS. AS juga telah memasukan namanya ke daftar hitam teroris global pada tahun 2009.

Syaikh Aiman Az-Zawahiri telah mengumumkan pembentukan AQIS melalui pesan suara pada bulan September 2014. Meskipun Abu Dujana telah dilaporkan terbunuh akibat serangan drone pada Agustus 2014, namun Al-Qaidah saat itu tidak memberikan konfirmasi resmi. Namun, belakangan pesan audio yang mulai tersebar luas pada 2 Agustus 2017 mengkonfirmasi gugurnya Abu Dujana Al-Pasha.

Sumber: Jihadology, Indiatoday

(AB).

baca juga, KOMANDO PUSAT AL-QAIDAH: DARAH UMAT ISLAM HARAM DITUMPAHKAN