Duniaekspress, 11 Agustus 2017- Abdul Rahim Ba’asyir putra dari ustad Abu Bakar Ba’asyir melalui pesan audio yang diterima redaksi Duniaekspress.com mengklarifikasi beredarnya kabar bahwa kembali dibawanya ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari RS Harapan Kita yang dilakukan sebelum subhu karena ada interpensi dari pihak tertentu.

“Pulang dari rumah sakit pagi hari ini bukan karena tekanan pihak manapun, tidak ada seperti yang disalah pahamami oleh berbagai pihak, tidak benar. Memamang kita memilih waktu diperjalanan. Karena di jakarta ini kalau jam 4 pagi, jam 5 pagi sebenarnya sudah macet, malampun jam 12 malam masih macet jadi kita mecari waktu yang enak kapan, akhirnya kita putuskan sebelum subuh itu kita berangkat kembali ke penjara untuk menghindari macet dan lelahnya perjalannan, terang ustad yang kerap disapa ustadz Iim (11/8/2017)

Abdurrahim Ba’asyir juga menjelaskan bahwa agenda ustdaz Abu Bakar Ba’asyir dibawa kerumah sakit adalah dalam rangka general cek-up melihat kondisi fisik beliau secara umum, setelah melihat percepatan pembengkakan yang terjadi pada kaki beliau.

“Memang dahulu sempat terjadi kendala saat melakukan general cek-up sebelumnya, karena belum mendapatkan rekomendasi dari Densus dan BNPT, memang agak lama proses itu sejak dulu kita minta tapi tidak mereka berikan tapi terakhir ini karena kaki beliau makin membengkak akhirnya mereka memberikan rekomendasi kemudian langsung diproses untuk segera dilakukan pengecekan di Rumah Sakit Harapan Kita,” kata Ustadz yang kerap disapa IIm (10/8/2017).

Lebih lanjut ustadz Iim menjelaskan general cek-up yang dilakukan berjalan 1 hari penuh, dari pagi sampai sore. “untuk hasil lengkapnya biar tim dokter yang menerangkang, namun secara umum saya katakan hasilnya cukup bagus fungsi-fungsi organ tubuh beliau didalam dan terjadi pembengkakan karena ada funsi urat yang kurang maksimal dikaki,” jelasnya.

(fan)

baca juga, USTADZ ABU BAKAR BA’ASYIR DILARIKAN KE RUMAH SAKIT