Duniaekspress, 13 Agustus 2017- Seorang tersangka pembom bunuh diri ISIS meledakkan dirinya di dalam sebuah kamp pelatihan Jaish al-Islam di provinsi Daraa selatan, menyebabkan setidaknya 30 pejuang tewas, lansir zaman wasl, Jumat (11/8/2017)

Namun sampai saat ini belum ada dari kelompok Islamic State (ISIS) yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang mematikan tersebut.

Aktivis menyimpulkan, serangan yang mengacaukan keamanan yang menimpa provinsi Daraa, disebabkan karena tidak tidak adanya persatuan kepemimpinan dan perselisihan yang meningkat antara kelompok-kelompok yang bersaing.

(IF)

baca juga,  (LAGI) ISIS MENGEBOM MASJID