Duniaekspress, 14 agustus 2017. – Damaskus- Pada Ahad (13/08), Hai’ah Tahrir Syam (HTS) berhasil membebaskan tawanan-tawanan pemerintah Suriah. Pembebasan tawanan ini termasuk dalam perjanjian Qalamoun yang disepakati antara HTS dan pemerintah Suriah.

Menurut penjelasan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, atas kesepakatan tersebut pemerintah Suriah akhirnya melepaskan lebih dari 100 tahanan, termasuk 20 diantaranya wanita. Sebagian besar tahanan berasal dari provinsi Idlib dab beberapa lainnya dari provinsi Hama.

Observotorium mengatakan bahwa para tahanan tersebut telah tiba di kampung halaman masing-masing. Kesepakatan tersebut merupakan suatu keberhasialan yang diraih oleh HTS dalam perang melawan rezim Suriah dan sekutunya.

Hal itu diungkapkan oleh seorang mantan pemimpin HTS, Abu Malik Talli. Talli juga merupakan salah-satu yang berhasil dibebaskan dan dikembalikan ke Idlib. Menurutnya, HTS berhasil dalam perjanjian Qalamoun dan mempu memperkirakan jumlah tahanan dan sebagainya.

Sumber: Arabi21

(AB).

baca juga, PERTUKARAN TAWANAN ANTARA FRONT AL-NUSRA DENGAN MILISI HISBULLAT DIMULAI