Duniaekspress, 15 agustus 2017. – Mujahidin Taliban telah berhasil merebut kembali kendali wilayah Jani Khel yang diperebutkan di Paktia dari pasukan Afghanistan Rabu (09/08) malam. Wilayah ini telah berpindah kendali tiga kali selama dua minggu terakhir.

Pejabat Afghanistan dan Taliban memastikan bahwa Jani Khel berhasil dikuasai oleh Taliban. Seorang pejabat Afghanistan mengatakan kepada TOLONews bahwa pasukan keamanan mundur dari pusat distrik setelah pejuang Taliban melancarkan serangan mereka.

baca juga, DISTRIK GHORMACH JATUH KE TANGAN MUJAHIDIN THALIBAN

“Pasukan keamanan meminta dukungan udara selama pertempuran tersebut, namun tidak mendapat tanggapan lalu mereka lari mundur dari wilayah tersebut,” kata seorang pejabat kepada kantor berita Afghanistan tersebut.

Provinsi Paktia adalah markas besar Jaringan Haqqani -sub kelompok Taliban yang berbasis di Afghanistan timur dan di wilayah kesukuan Pakistan. Sirrajuddin Haqqani, pemimpin Jaringan Haqqani, berfungsi sebagai salah satu dari dua wakil amir Taliban.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Voice of Jihad, Taliban menyatakan bahwa lebih dari 12 boneka tewas dan setidaknya 17 lainnya menderita luka-luka setelah pejuang Taliban menguasai markas besar polisi, pusat administrasi distrik dan keamanan sekitarnya. Pos terdepan Taliban mengatakan bahwa dua pejuangnya gugur dan tiga lainnya terluka.

Selain itu, Taliban mengatakan bahwa pihaknya berhasil merebut senjata, amunisi dan peralatan militer lainnya. Taliban berhasil mendapat rampasan berupa senapan mesin, peluncur RPG, senapan, dan peti amunisi serta kendaraan militer, termasuk truk pickup HUMVEEs dan Ford Ranger milik AS, saat melewati Jani Khel lebih dari dua minggu yang lalu.

Wilayah tersebut telah diperebutkan secara konsisten selama lebih dari satu tahun, sejak Taliban melesakkan serangannya pada 27 Agustus 2016. Pasukan Afghanistan merebut kembali pusat distrik tersebut, namun Taliban tetap berada di pinggiran kota dan mengancam pasukan Afghanistan yang ditempatkan di sana.

Taliban menguasai pusat distrik Jani Khel pada tanggal 25 Juli 2017 dan menahannya lebih dari seminggu sebelum pasukan Afghanistan merebutnya kembali pada 4 Agustus.

(AB)

baca juga, PASUKAN BERANI MATI MUJAHIDIN IMARAH ISLAM AFGANISTAN MENYERANG KANTUNG-KANTUNG MUSUH