Duniaeskpress, 20 agustus 2017. – Bagdhad- Perdana Menteri Irak, Haidar Al-Abadi mengumumkan sebuah operasi militer dalam skala besar untuk merebut kota Tal Aftar dari ISIS/IS. Pengumuman itu disampaikan pada Ahad pagi (20/08).

Operasi Tal Aftar merupakan kebijakan terbaru yang diputuskan oleh rezim pemerintah Irak untuk merebut markas terakhir ISIS/IS di provinsi Nineveh. Bahkan, Haidar Al-Abadi dalam pidatonya seperti dilansir dari Al-Arabiya berani menantang ISIS/IS.

“Inilah para pahlawan yang sedang bersiap untuk membebaskan Tal Afar. Saya katakan kepada ISIS/IS bahwa Anda tidak punya pilihan selain menyerah atau terbunuh, “kata Abadi.

Operasi Tal Aftar diperkirakan akan terjadi baku tembak hebat antara kedua belah pihak. Sementara itu, Irak akan menggerahkan pasukannya di empat wilayah dan menutup segala akses ke kawasan sekitarnya.

ISIS/IS telah menguasai Tal Aftar sejak tahun 2014. Kota ini berada di sebelah barat Mosul dan sekitar 150 km sebelah timur perbatasan Suriah. Menurut sumber lainnya, beberapa jam menjelang pengumuman operasi Tal Aftar, angkatan udara Irak menyebarkan selebaran, menyuruh penduduk untuk mengungsi.

 

Sumber: Al-Arabiya

(AB)

 

baca juga, ISIS MELEDAKKAN MASJID BERSEJARAH DI MOSUL