Duniaekspress, 8 September 2017- Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi mengecam pembunuhan Muslim Rohingya di Myanmar yang menyebutnya “genosida berdarah dingin dan tidak berperasaan”.

“Pemerintah Pakistan mengutuk genosida berdarah dingin dan tidak berperasaan kepda Muslim Rohingya yang tidak berdosa, termasuk wanita, anak-anak dan bahkan bayi, di bawah perlindungan langsung institusi negara Myanmar,” dalam sebuah pernyataan yang dikeluarka pemerintah Pakistan, Kamis (7/8/2017)

Ia menambahkan bahwa sebuah resolusi menentang Myanmar telah disahkan dalam sebuah pertemuan kabinet federal yang dipimpin oleh Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi.

“Tindakan brutal dan barbar yang dilakukan terhadap penduduk sipil tak bersenjata tidak hanya merupakan terorisme negara, tapi juga mempertanyakan hati nurani manusia di seluruh negara dan masyarakat,” kata pernyataan tersebut.

“Kekejaman ini mengungkapkan kemunafikan yang mengerikan dari kepemimpinan demokratis Myanmar.”

“Kami meminta peraih Nobel Aung San Suu Kyi untuk segera mengambil langkah-langkah untuk menghentikan kekejaman yang dilakukan di Myanmar di mana partainya berkuasa.”

Pakistan menuntut U.N untuk memimpin dan menghentikan genosida Muslim Rohingya di Myanmar.

(IF)

baca juga, SERANGAN BERSENJATA DI BALOCHISTAN, 3 APARAT KEAMANAN PAKISTAN TEWAS