Duniaekspress, 16 September 2017- Hamza bin Laden putra dari Syaikh Usamah bin Laden Rahimahullah menyerukan kepada kaum Muslimin di seluruh dunia untuk bergabung dengan mujahid di Suriah untuk melawan tentara salib dan Syi’ah.

“Permasalahan Suriah adalah permasalahan seluruh kaum Muslim di seluruh dunia,” katanya dalam rekaman audio yang tidak bertanggal yang dirilis di jaringan Mujahidin pada hari Kamis (14/9/2017).

“Agar rakyat Suriah dapat melawan tentara Salib, Syiah dan agresi internasional, umat Islam di seluruh dunia harus berdiri bersama mereka, mendukung mereka dan memberi mereka kemenangan,” katanya.

“Kesiapan sangat penting, gerakan cepat, serius dan terorganisasi, untuk mendukung orang-orang Suriah yang diberkati sebelum terlambat.” tambahnya.

Hamza, yang berusia 20-an tahun ini telah menjadi aktif sebagai propagandis Al-Qaeda sejak kematian ayahnya di tangan pasukan khusus AS pada Mei 2011.

Amerika Serikat menambahkan Hamza bin Laden ke daftar hitam teroris pada bulan Januari.

Departemen Keuangan AS memperkirakan bahwa dia lahir pada tahun 1989 di kota Jeddah, Saudi. Ibunya adalah Khairiah Sabar, salah satu dari tiga istri pendiri Al-Qaeda.

Tahun lalu, ulang tahun kelima kematian orang yang memerintahkan serangan 9/11 di Amerika Serikat, para ahli mulai memperhatikan keunggulannya dalam gerakan tersebut. Departemen Luar Negeri telah menunjuknya sebagai “Teroris Global yang Ditunjuk Khusus”, membekukan semua aset yang dia simpan di wilayah-wilayah di bawah yurisdiksi AS.

Dalam pesan audio yang tidak bertanggal yang dirilis di pada bulan Agustus, Hamza bin Laden mendesak pendukung Saudi untuk memberontak dan menggulingkan penguasa kerajaan. Para ahli percaya bahwa dia bersiap untuk mengambil alih kepemimpinan Al-Qaeda dan mengeksploitasi kekalahan ISIS di Suriah dan Irak untuk menyatukan gerakan militan global di bawah bendera Al-Qaeda.

sumber: Alarabiya

(IF)

baca juga, PERBEDAAN MANHAJ SYAIKH OSAMA BIN LADEN RAHIMAHULLAH (AL-QAIDAH) DENGAN ABU BAKAR AL-BAGHDADI (ISIS) DALAM PERKARA TAKFIR (PENGKAFIRAN)