Duniaekspress, 22 September 2017- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa serangan terhadap minoritas Rohingya di Myanmar adalah sebuah genosida

Prancis akan bekerja sama dengan anggota Dewan Keamanan PBB lainnya untuk mengutuk “genosida yang sedang berlangsung untuk menghilangkan etnis ini (Rohingya, red),” kata Macron dalam sebuah wawancara dengan saluran televisi Prancis TMC, Rabu (20/9/2017)

Lebih dari 420.000 anggota minoritas Muslim telah meninggalkan Myanmar untuk mencari keamanan di negara tetangga Bangladesh.

“Kita harus mengutuk pemusnahan etnis yang sedang berlangsung dan bertindak,” pungkas Macron.

(IF)

baca juga, GAMBAR SATELIT BUKTIKAN MYANMAR LAKUKAN ETNIS CLEANSING