Duniaekspress, 27 September 2017- Sekitar 10 ribu jamaah umat Islam memenuhi Masjid At Tin, komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (27/9/2017) dalam rangka mengikuti deklarasi nasional Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS).

Deklarasi GISS disampaikan oleh Koordinator Nasional KH Muhammad al Khaththath yang diikuti seluruh jamaah yang hadir. Ada tiga poin yang terkandung pada deklarasi GISS.

Pertama, umat Islam diminta bertekad melaksanakan salat subuh berjamaah secara istiqomah. Kedua, umat Islam diminta untuk terus mengajak keluarga, saudara, tetangga, dan temannya untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid daerah masing-masing.

“Dan yang ketiga, kita bertekad dan bercita-cita bahwa pada tahun 2020 salat subuh di Indonesia seperti salat Jumat,” ungkap Ustaz al Khaththath.

Deklarasi GISS tersebut diucapkan secara bersama-sama agar menjadi tanggung jawab setiap muslim secara fardiyah maupun tanggung jawab bersama untuk mewujudkan tiga poin deklarasi mulia itu.

GISS akan terus dideklarasikan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI) untuk menggerakkan umat Islam meniti jalan kebangkitan dan menyongsong keberkahan serta pertolongan Allah Swt.

Deklarasi GISS di Masjid At Tin ini dihadiri banyak tokoh dan ulama, antara lain KH Abdul Rasyid Abdullah Syafii (Pimpinan As Syafi’iyah), KH Maksum (Sesepuh Ponpes Al Ishlah Bondowoso Jatim), KH Cholil Ridwan (Mantan Ketua MUI), KH Syuhada Bahri (Lembaga Dakwah Parmusi), Usamah Hiyam (Ketum Parmusi), KH Shabri Lubis (Ketum DPP FPI), Ustaz Farid Okbah (Dewan Penasihat Parmusi), Dr. Eggi Sudjana (Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktifis), Ustaz Asep Syaripudin (Ketua API Jabar) dan lainnya.

Sumber: Suara Islam.com