Duniaekspress, 2 Oktober 2017- Program Pangan Dunia (WFP) mengajukan dana sebesar 75 juta dolar untuk bantuan darurat selama enam bulan ke depan untuk membantu meringankan penderitaan Muslim Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar.

Sejak 25 Agustus, ratusan ribu Muslim Rohingya telah meninggalkan rumah mereka di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha.

“Garis bawah? Ini adalah situasi yang menyedihkan. Ini seburuk yang didapatnya. Kami membutuhkan 75 juta untuk enam bulan ke depan,” kata David Beasley direktur eksekutif WFP mengatakan kepada wartawan setelah mengunjungi kamp-kamp pengungsi di Bangladesh yang berbatasan dengan Myanmar.

“Saya katakan kita bisa mengakhiri kelaparan dunia dengan beberapa miliar dolar. Saya memberi tahu donor, jika Anda tidak dapat memberi kami uang, hentikan perang, “tambah Beasley, yang agen utamanya adalah organisasi kemanusiaan utama yang memerangi kelaparan di seluruh dunia.

Baca Juga: PBB: 400 Ribu Muslim Rohingya Tinggal Myanmar

Perserikatan Bangsa-Bangsa saat ini mencari 200 juta dolar dari para donor untuk membantu mengatasi krisis di kalangan Muslim Rohingya.

Lebih dari setengah juta orang Muslim Rohingya telah mengungsi ke Bangladesh untuk menghindarkan operasi militer Myanmar yang telah dikutuk sebagai pembersihan etnis.

Pihak berwenang telah menampung pengungsi di sejumlah kamp yang sudah ada dekat perbatasan, tetapi jumlahnya yang sangat besar dan kecepatan arus pengungsi itu telah menciptakan kebutuhan yang sangat mendesak, termasuk pangan.

(IF)