duniaekspress,  4 Oktober 2017. Inilah profil Stephen Paddock, pembunuh massal yang menembaki penonton festival musik country dari lantai 32 hotel elit Mandala Bay,  Las vegas, yang menyebabkan kematian 59 orang dan melukai lebih dari 500 orang lainnya. Festival musik  itu sendiri dihadiri lebih dari 20.000 fans.

Paddock,  usia 64 tahun, adalah orang yang suka bermain judi. Dulu bekerja  sebagai akuntan.  Dan beberapa minggu terakhir ia menghabiskan lebih dari 10.000 US$ per hari atau setara Rp.  130 juta per hari dan dia memiliki 12 transaksi judi.

Paddock diketahui mentransfer uang sejumlah $ 100.000 atau setara Rp 1,3 miliyar ke Filipina atas nama pacarnya yang sedang bepergian ke sana sejak bulan lalu.  Pacarnya yang bernama Marilou Danley akan balik ke amerika rabu ini.  Polisi segera mengamankan Danley yang berwarga negara australia ini untuk dimintai keterangan. Danley yang berumur 62 tahun pindah ke Amerika untuk bekerja di kasino sejak 20 tahun yang lalu.

profil stephen paddock

Marilou Danley

Paddock telah menyiapkan pembunuhan massal ini dengan sangat baik.  Polisi menemukan 23 jenis senjata api di kamarnya. Bersamaan dengan 12 “bump stock”,  yaitu alat tambahan pada popor senjata yang terhubung ke belakang trigger, menyebabkan bump stock tersebut bisa bergerak maju mundur sesuai hentakan tembakan sehingga ikut menggerakkan jari pemakai dan mengubah senjata semiotomatis menjadi full otomatis dengan laju tembakan 400 – 800 peluru permenit.  Seolah-olah jari penekan pelatuk menekan pelatuk secara cepat terus menerus menimbulkan tembakan rentetan sampai isi magazin habis. Polisi bahkan menemukan 19 senjata lainnya di dua rumah Paddock di kawasan yang berbeda.

Bahkan ia telah memasang kamera pada dinding kamar hotelnya, satu di lubang intip pintu kamar hotel tersebut, dan dua di lorong.  Sehingga ia dapat mengamati siapa yang akan masuk ke ruangannya. Saat kejadian malam itu,  seorang petugas keamanan hotel yang berusaha mendekati pintu kamar ditembak di kakinya.  Rentetan tembakan berlangsung selama 9 sampai 11 menit dan menghabiskan ratusan peluru.   Setelah melakukan aksinya, Paddock lalu bunuh diri sebelum polisi menggerebek kamarnya.

(AZ)

Baca juga,  KONSER COUNTRY DIHUJANI TEMBAKAN DI LAS VEGAS, PULUHAN TEWAS