Duniaekspress, 5 Oktober 2017 – Pengadilan Turki memutuskan hukuman seumur hidup kepada 40 orang yang terbukti merencanakan untuk membunuh Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam usaha kudeta yang gagal tahun lalu.

Tiga puluh satu terdakwa termasuk perwira senior militer masing-masing diberi hukuman seumur hidup pada persidangan, Rabu (3/10/2017) di kota barat daya Mugla, lansir Dogan news agency.

Mugla berada di dekat resor mewah tempat Erdogan dan keluarganya lolos dari tentara pembangkang yang menyerbu hotelnya pada malam kudeta pada 15 Juli 2016.

Mereka termasuk Gokhan Sahin Sonmezates, seorang mantan brigadir jenderal yang dituduh mengarahkan plot tersebut. Mantan komandan elit Zekeriya Kuzu, yang terkenal ditemukan bersembunyi di gua empat hari setelah kudeta yang gagal, juga mendapat hukuman seumur hidup.

“Sembilan terdakwa lainnya masing-masing menerima hukuman seumur hidup,” Dogan menambahkan.

Tokoh penting lain dalam persidangan tersebut adalah bekas pembantu militer Erdogan Ali Yazici dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. Hanya satu tersangka dari 47 orang yakni mantan letnan kolonel Huseyin Yilmaz, dibebaskan.

Baca juga: Turki Bocorkan Posisi Pangkalan Militer AS di Suriah

Kudeta yang gagal menewaskan 249 orang, tidak termasuk komplotan kudeta, dan pihak berwenang telah bersumpah bahwa tidak ada kompromi yang akan dilakukan untuk membawa orang-orang yang terlibat ke pengadilan.

Pada malam percobaan kudeta, dua petugas polisi terbunuh saat menjaga Hotel Grand Yazici di kota pelabuhan Mediterania Marmaris, tempat Erdogan berlibur bersama keluarganya,

Guzel Eker, ibu dari salah satu dari dua perwira tersebut, Nedip Cengiz Eker, merasa lega dan rasa sakitnya terobati atas putusan tersebut.

“Sudah cukup bagi saya bahwa mereka telah diberi hukuman seumur hidup,” katanya, dikutip oleh kantor berita Anadolu.