Pesan Dari Garis Depan

(Sebuah pesan untuk para Mujahidin di Magrib Islam, Somalia, Yaman, dan Hindia Sub-Continent)

Oleh: Syaikh Ayman Al-Zawahiri Hafidzahullah

Duniaekspress, 6 oktober 2017

Maghrib Al-Islam

Para Mujahidin Islam pada hari ini tengah menorehkan satu bab yang gemilang pada bab sejarah peperangan Umat Islam; satu bab yang mereka tulis dengan darah mereka, dengan segala apa yang mereka miliki; ditulis dengan semangat tanpa pamrih untuk agama Allah, untuk membela Syari’at Rasulullah (SAW). Ini adalah peperangan yang mana media barat mencoba semau mereka untuk menutup-nutupinya sehingga dampak yang bermanfaat dan konsekuensi dari kemajuan (peperangan) ini tetap tersembunyi dari pengetahuan orang-orang.

Para pahlawan Sahel yang berhati singa, kesatria-kestaria gurun Sahara, para perwira Pegunungan Atlas, dan para pewaris Umar al-Mukhtar sedang bertarung menghadapi Salibis Perancis-Amerika, yang didukung oleh para murtadin cebol seperti Haftar, Sisi, Bouteflika. Semoga Allah membalas kebaikan Singa-singa Jihad di Maghrib il-Islam, yang menampilkan wajah cemerlang dari Umat Islam.

Inilah mereka… teguh dalam kesabaran menghadapi keterasingan Hijrah dan kesunyian Ribath selama berpuluh tahun; bertarung disisi saudara-saudara mereka para Mujahidin dalam satu kesatuan tempur menghadapi Salibis yang menyerang tanah kaum Muslimin; menyatukan setiap hati, merapatkan dan menguatkan barisan, menjadi contoh teladan, dan berlomba dalam kebaikan untuk saudara-saudara mereka para Mujahidin dan Muslimin diseluruh dunia. Mereka peduli dengan Umat mereka dan menyerunya dengan penuh hikmah untuk kembali kepada Agama mereka, bukan malahan meng-kafirkan mereka dan menumpahkan darah mereka. Dengan karunia Allah, mereka mampu memberikan pukulan telak kepada musuh dan menimpakan kerugian dalam barisannya.

Ya Allah, tunjukilah mereka kepada apa yang Engkau cintai dan ridhailah mereka. Buatlah mereka teguh diatas jalan kebenaran yang telah Engkau pilihkan bagi mereka. Ampuni dosa-dosa mereka dan maafkan kesalahan mereka. Berkahi mereka dengan Pertolongan-Mu dan dengan kemenangan, jadikan mereka yang terdepan dalam pembebasan Andalusia, dengan izin Mu.

Wahai Kaum Muslimin di Maghrib il-Islam, dari Abidjan, Ouagadougou dan Timbuktu hingga puncak Atlas, dari Shanqiti hingga ke Sava: Perancis telah kembali sekali lagi, Perancis yang sama yang pernah membunuhi bapak moyang kalian, menjajah negeri kalian dan menyiksa pendahulu kalian. Maka bangkitlah dan jadilah lelaki yang gagah-berani sebagaimana bapak moyang kalian. Berilah Perancis pelajaran yang pahit dan menyakitkan yang akan mereka terus ceritakan kepada setiap generasi yang datang.Wahai Umat Islam diseluruh penjuru dunia! Jangan abaikan putra-putra kalian yang luhur di Maghrib il-Islam. Dukung mereka dengan segala cara yang kalian bisa, jadilah penolong mereka seolah-olah mereka adalah pedan dan perisai kalian.

 

Afrika Timur

Di Afrika Timur, putra-putra Islam yang pemberani sedang menghadapi serangan Salibis terhadap kaum Muslimin di Kenya, Tanzania, Somalia, Ethiopia, Uganda dan kawasan sekitarnya. Pasukan Salibis dibawah komando Amerika, telah bersatu melawan mereka. Dengan karunia Allah, para Mujahidin disana sangat teguh, menggerakan Umat untuk berjihad, menyebaran Dakwah dan Ilmu yang bermanfaat, bekerja keras untuk meringankan penderitaan yang lemah dan miskin, serta

menyatukan kabilah-kabilah dibawah bendera Jihad. Mereka mengumumkan kesetia-an mereka kepada para Mujahidin disetiap negeri kaum Muslimin.

Ya Allah berilah mereka keteguhan. Berkahi mereka dengan kemenangan yang telah Engkau janjikan kepada hamba-hambaMu yang beriman. Tunjuki mereka kepada apa yang Engkau cintai dan ridhailah mereka. Jauhkanlah mereka dari dosa-dosa dan bencana. Ampunilah dosa-dosa mereka dan terimalah amal shalih mereka. Jadikanlah mereka yang terdepan dalam petunjuk, belas kasih dan menyampaikan kabar gembira. Dan berikanlah kemenangan untuk Agama-Mu, Kitab-Mu, dan Hamba-hamba-Mu melalui tangan-tangan mereka.

 

Yaman

Di Yaman –tempatnya iman dan hikmah, sumbernya bala-bantuan untuk kemenangan dan Jihad, negeri kehormatan dan kemuliaan para lelaki Islam yang berhati singa telah mengambil sikap yang nyata dalam menghadapi aliansi Amerika-Safawi.

Amerika membom mereka dari udara, sedangkan didarat mereka membayar harganya dengan menghadapi pemerintahan murtad –budak amerika- dari keluarga Saud hingga syaikhdom-nya teluk (UEA) dan tentara bayaran dari –hamba amerika-. Meskipun demikian, Mujahidin disana mereka tetap kuat dan kokoh, atas karunia Allah. Mereka berperang dijalan Allah, menyemangati Umat untuk membela syari’at Rasulullah SAW, menyibak rencana Safawi yang ingin menduduki Dua Tanah Suci, melawan neo-Khawarij, dan bekerja keras untuk melayani Umat dan masyarakat mereka dengan segala kemampuan mereka.

Ya Allah tolonglah mereka dengan pertolongan-Mu. Tunjukilah mereka kepada apa yang Engkau cintai dan ridhailah mereka. Tolonglah mereka untuk mengusir kaum musyrikin dari Semenanjung Arabia dan untuk mengagalkan ambisi neo-Safawi, dan membersihkan negeri mereka dari para pelayan dan agen-agen Amerika.

 

Hindia Sub-Continent

Di Hindia Sub-Continent, api Jihad telah berkobar sekali lagi yang akan menerangi jalan menuju kemenangan sekali lagi, dengan karunia Allah. Api itu tengah berkobar ditangan para pemuda yang kami saksikan termasuk diantara orang-orang yang benar, yang telah mengorbakan nyawa mereka, harta dan segala yang mereka miliki sehingga kekuasaan Islam akan kembali sekali lagi ke negeri Anak Benua (Sub-Continent)… Sehingga kaum Muslimin di negeri Anak Benua Hindia akan terbebas dari kebengisan kaum Hindu dan pengkhianatan pemerintah sekuler yang telah menyia-nyiakan pengorbanan Jutaan Umat Muslim kemudian menjual negeri mereka dan orang-orang-nya kepada barat, dan menjadikan negeri kaum Muslimin sebagai landasan bagi penjajahan Salibis Barat.

Ya Allah terimalah pengorbanan mereka. Tolonglah mereka dengan pertolongan-Mu. Buat mereka bersabar dan tabah, dan berilah mereka kemenangan atas orang-orang kafir.

(AB)

baca juga, SURAT PENTING SYAIKH AIMAN AZ-ZHAWAHIRI KEPADA SYAIKH ABU MUS’AB AZ-ZARQOWI