Duniaekspress, 20 oktober 2017. Raqqah. Menlu Arab Saudi untuk Urusan Teluk, Tsamir Al-Subhan, mengunjungi Raqqah yang baru saja direbut oleh milisi Kurdi, Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Subhan tiba di kota yang sebelumnya menjadi ibukota ISIS di Suriah itu dikawal oleh konvoi militer AS.

Kantor berita Reuters melansir pernyataan penasihat milisi SDF, Amad Sido, Kamis (19/10), mengatakan bahwa Subhan didampingin utusan khusus AS untuk koalisi internasional anti ISIS, Brett McGourke. Mereka bertemu dengan anggota Dewa Sipil Raqqah, yang dibentuk oleh Kurdi.

Sido menambahkan bahwa para pejabat Saudi yang mengunjungi Raqqah itu datang untuk memeriksa situasi. Mereka hadir dalam pembicaraan rekonstruksi Raqqah bukan dalam porsi bagian dari peretemuan. Mereka hanya mendengarkan musyawarah Komite Rekonstruksi Raqqah yang digelar Dewan Sipil bentukan Kurdi.

“Mereka berjanji berkontribusi dalam rekonstruksi Raqqah,” imbuh Sido.

Dilanjutkannya, prioritas utama dalam operasi rekonstruksi Raqqah membersihkan kota dari bom-bom yang ditinggalkan ISIS dan jebakan, serta membangun kembali fasilitas air dan listrik.

“Kami menganggapnya sebagai kunjungan pertama … langkah pertama yang mungkin merupakan awal dari hubungan masa depan,” pungkasnya.

Dalam hal ini, surat kabar Saudi Okaz juga melaporkan pada hari Kamis bahwa al-Sabhan telah mengunjungi Suriah utara. Koran pemerintah itu menambahkan bahwa Riyadh dan Washington telah membahas rekonstruksi Raqqah.

Kementerian luar negeri Saudi belum mengomentari kunjungan tersebut.

Arab Saudi bagian dari koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS yang dibentuk pada 2014. Milisi Kurdi Suriah merupakan sekutu utama AS. Di antara program koalisi, selain mengalahkan ISIS, juga mengembalikan stabilitas di wilayah-wilayah yang sudah dibebaskan. (AB)

Sumber: Reuters Arabic

Baca juga, SOHR: TAK ADA LAGI ISIS DI RAQQAH