Duniaekspress, 22 oktober 2017 . Pasukan Taliban menguasai tiga distrik penting di provinsi Kandahar, Farah, dan Ghazni dalam dua hari terakhir, menurut laporan dari pemerintahan Kabul. Kelompok jihad tersebut terus mendapat dukungan di Afghanistan meski ada perubahan strategi AS yang telah mengurangi pembatasan pada komandan untuk melancarkan serangan udara terhadap kelompok tersebut.

Taliban mengatakan bahwa pihaknya merebut distrik Shib Koh di provinsi Farah, Maruf di Kandahar, dan Andar di Ghazni dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan dalam beberapa hari terakhir di Voice of Jihad, situs resmi kelompok tersebut.

Pejabat Afghanistan dan penduduk Shib Koh membenarkan bahwa Taliban menguasai distrik tersebut.

“Saat ini saya berada di atap rumah saya, menyaksikan Taliban meledakkan pusat distrik dan membakar tiga kendaraan keamanan,” ujar seorang warga sipil di distrik tersebut mengatakan kepada kantor berita Afghan News. Sekretaris ibukota provinsi Farah juga mengkonfirmasi bahwa distrik tersebut berada di bawah kendali Taliban.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Taliban mengklaim bahwa sebanyak 12 pickup Ranger telah dihancurkan dan sebuah pickup ranger, 1 APC, 28 senapan, 5 senapan mesin PK, 4 peluncur RPG, 1 pistol dan peralatan lainnya disita sebagai rampasan perang.

Taliban mengontrol sebagian wilayah provinsi Farah. Dari 11 distrik di provinsi tersebut, lima berada di bawah kendali Taliban (Qala Ka, Khaki Safed, Bala Buluk, Gulistan, dan Shib Koh), dan tiga lainnya diperebutkan (Bakwa, Pusht Rod, dan Anar Dara), menurut Long war Journal .

Taliban juga melaporkan bahwa mereka telah menguasai Maruf di Kandahar setelah pasukan Afghanistan melarikan diri dan meninggalkan pusat administrasi distrik Maruf karena takut akan serangan Taliban.

Kelompok jihad tersebut melaporkan sebanyak 12 tentara Afghanistan terbunuh dan 16 lainnya ditangkap, sementara pasukan Afghanistan membakar semua peralatan dan instalasi sebelum melarikan diri. Meski begitu masih ada beberapa peralatan tempur yang berhasil diambil Taliban sebelum dimusnahkan, di antaranya senapan Dshk, 6 senapan mesin PKM, 3 peluncur RPG, 13 senapan AK, 1 teropong, 2 tabung mortir dan 2 sepeda motor.

Taliban terus melakukan terobosan di provinsi Kandahar. Pada tanggal 26 Maret, Taliban mengklaim telah mengendalikan lima dari 18 distrik di Kandahar (Ghorak, Miyanashin, Registan, Shorabak, dan Maruf) dan masih berupaya merebut empat lagi (Arghastan, Khakrez, Maiwand, dan Shahwalikot).

Long War Journal menilai klaim kontrol Taliban bisa dipercaya. Pendiri Taliban dan amir pertamanya, Mullah Omar, mendirikan Taliban di Panjwai, dan Zhari dianggap sebagai rumah spiritual kelompok tersebut.

Di Ghazni, Taliban mengatakan bahwa mereka menguasai Andar (Shilgar), setelah mengelilingi pusat distrik dan menyerangnya selama berminggu-minggu. Pejabat Afghanistan mengkonfirmasi bahwa Taliban menyerang pusat distrik dan membunuh 15 polisi . Dari 18 distrik Ghazni, tiga dikuasai oleh Taliban, dan delapan lagi diperebutkan.

Taliban tetap melakukan serangan di semua wilayah di Afghanistan, terlepas dari kenyataan bahwa militer AS telah melonggarkan peraturan untuk menargetkan Taliban dan memberikan lebih banyak pertimbangan kepada komandan AS untuk melancarkan serangan udara dan operasi militer lainnya.

Sementara militer AS mengerahkan 3.000 tentara tambahan ke Afghanistan, mereka akan bertindak sebagai instruktur atau penasihat militer dan polisi Afghanistan. Sementara itu, Taliban telah melakukan puluhan serangan dengan menggunakan ratusan pejuang di siang bolong dengan sedikit ketakutan menjadi target serangan udara. (AB)

Sumber: www.longwarjournal.org

Baca juga, MUJAHIDIN THALIBAN KUASAI KEMBALI KANDAHAR