Duniaekspress, 25 Oktober 2017 – Ledakan kembar di Maiduguri Nigeria – Tiga belas warga sipil tewas dalam ledakan bom kembar Minggu malam (23/10) di kota Maiduguri timur laut.

Komisaris Polisi Damian Chukwu membenarkan bahwa tiga pembom bunuh diri yang diduga merupakan gerilyawan Boko Haram meledakkan IED (improvised explosive device) di lokasi yang berbeda, membunuh diri mereka sendiri dan 13 penduduk setempat lainnya.

Ledakan pertama terjadi di sebuah stasiun bis, Muna Garage, sekitar pukul 20.20 waktu setempat.

Dua pembom wanita juga meledakkan diri di Muna Dalti, beberapa meter dari lokasi ledakan pertama.

Dalam kedua ledakan tersebut, 18 orang terluka.

Seorang pekerja darurat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa pembom tersebut menargetkan area yang ramai saat orang berkumpul untuk bersantap di restoran-restoran lokal di dekat stasiun bus.

Ledakan itu terjadi hampir dua minggu setelah empat pelaku bom bunuh diri tewas saat mencoba untuk mengukur pagar peroral sebuah rumah sakit umum di pinggiran kota.

Kelompok Boko haram memiliki nama asli jamaah ahlis sunnah lidda’wati wal jihaad. Pada awalnya Shekau sebagai pemimpin Boko haram mengaku kelompoknya berafiliasi dengan Al-Qaeda, namun di akhir tahun 2014 Shekau menyatakan kelompoknya merupakan bagian dari ISIS. ISIS menerimanya dan menamakan wilayah Boko Haram sebagai Daulah Islam wilayah afrika Barat.

Pada agustus  2016 ISIS melalui videonya menyatakan bahwa Shekau telah diganti  oleh Abu Mushab Albarnawi. Namun Shekau membantah ini dan menyatakan bahwa ia masih memimpin, ini menunjukkan bahwa kelompok ini telah berpecah.

(IF)

Sumber: Anadolu Agency

baca juga, LEDAKAN DAHSYAT GUNCANG MOGADISHU