Duniaekspress, 31 oktober 2017 –  Pesawat chinook amerika jatuh – Sejumlah tentara Amerika tewas dan sedikitnya enam lainnya luka-luka dalam sebuah kecelakaan helikopter di provinsi Logar timur pada hari Jumat, menurut Misi Dukungan Tegas (Resolute Support Mission-RSM) pimpinan NATO pada hari Sabtu (28/10/2017), lansir World Bulletin.

Namun Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengatakan telah menembak jatuh pesawat tersebut dan korban tewas dalam insiden tersebut mencapai 43 orang.

Dalam sebuah pernyataan, RSM membantah versi Taliban, menyatakan bahwa kecelakaan itu bukan akibat tindakan musuh.

“Kami sangat sedih dengan hilangnya rekan kami,” Jenderal John Nicholson mengatakan.

“Atas nama Resolute Support Mission, simpati tulus kami sampaikan kepada keluarga dan teman-teman kawan kami yang jatuh dan mereka yang terluka dalam kejadian malang ini.”

Gubernur Logar Saleh Saleh mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa helikopter tersebut jatuh setelah lepas landas dari daerah Kharwar dimana pasukan AS dan Afghanistan melakukan operasi melawan mujahidin Taliban.

Taliban mengatakan pesawat yang “ditembak jatuh” itu adalah helikopter Chinook Amerika yang digunakan untuk mengangkut tentara dan bahan bantuan. Zabihullah Mujahed, juru bicara Taliban  tersebut, men-tweet bahwa Chinook “ditembak jatuh” di daerah Begama di distrik Kharwar, menewaskan 43 tentara Amerika.

Chinooks banyak digunakan dalam misi penyerangan udara untuk mengantarkan pasukan ke lokasi pertempuran, dan kemudian membawakan makanan, air, dan amunisi.

Menurut perkiraan Departemen Pertahanan AS, sebuah unit Boeing CH-47 Chinook menghabiskan biaya hingga $ 38,5 juta, dan sangat efektif di dataran tinggi Afghanistan; Bisa membawa beberapa ton kargo, atau hingga 55 pasukan, dan memiliki jangkauan maksimal 426 kilometer (265 mil).

Sumber : World Bulletin

 

Baca juga, PUKULAN-PUKULAN TELAK MUJAHIDIN THALIBAN TERHADAP MUSUHNYA