Duniaekspress, 7 November 2017. Seorang pejabat tinggi Syrian Democratic Forces (SDF) secara resmi mengatakan bahwa Amerika terus memasok mereka dengan senjata dan baru-baru ini mengeluarkan 120 truk yang dilengkapi dengan kendaraan persenjataan dan lapis baja berat untuk operasi Deir ez-Zor.

“AS telah memasok kami dengan kendaraan lapis baja Hummer dan persenjataan berat untuk operasi Deir ez-Zor, termasuk rudal, rudal petunjuk infra merah, senapan mesin, pelontar tambang, senapan serbu Kalashnikov dan amunisi lainnya,” kata sumber SDF kepada Sputnik Turkiye yang tidak mau menyebutkan identitasnya.

“SDF mengambil 4 desa dari ISIS pada hari Senin, 36 km (23 mil) barat daya Deir ez-Zor,” kata aktivis lokal, seperti dilansir Zamn Wasl, Senin (6/11/2017).

Menurut pejabat tinggi, persenjataan dan kendaraan telah dibawa dari wilayah Irak Utara melalui pos pemeriksaan Semelka ke Rojava, wilayah tempat orang-orang Kurdi Suriah tinggal. Dari sana, truk dengan persenjataan tersisa untuk wilayah yang telah dibersihkan dari Daesh (ISIS) ke utara Deir ez-Zor.

“Kami maju, pasukan kita perlu beroperasi di daerah tempur dan kita membutuhkan kendaraan lapis baja. Kita telah kehilangan banyak pejuang yang terbunuh dalam tembakan mortir oleh teroris Daesh karena mereka tidak memiliki perlindungan armor,” jelasnya.

Dia lebih jauh menjelaskan bahwa gerilyawan Daesh menggunakan senapan sniper dan pelontar tambang. Jika pejuang SDF memiliki cukup kendaraan lapis baja dan persenjataan berat, korban akan jauh lebih sedikit. Namun perwira AS ada di lapangan dan memiliki kesempatan untuk menilai situasinya sendiri. Mereka berjanji untuk memenuhi tuntutan SDF dalam persenjataan tambahan, dia menyimpulkan. (IF)

Baca juga, APA YANG AMERIKA DAPAT SETELAH 6 TAHUN TERJUN DALAM PERANG SURIYAH