Duniaekspress, 12 November 2017. – PBB telah menyerukan evakuasi lebih dari 400 orang di Ghouta timur, Damaskus. Mereka menekankan bahwa jika tindakan tidak segera dilakukan 29 orang, 18 di antaranya adalah anak-anak, akan meninggal.

Organisasi HAM PBB dalam pernyataannya terus menerus mengatakan bahwa di bawah hukum internasional, rezim Suriah bertanggung jawab atas perlakuan terhadap pasien dan orang-orang yang terluka di Ghouta timur. Mereka juga bertanggung jawab atas pengiriman yang aman dari persediaan medis dan nutrisi penting.

Berbicara kepada wartawan, Jan Egeland, Penasihat Khusus untuk Utusan Khusus PBB untuk Suriah mengatakan: “Sekitar 400 pria, wanita, anak-anak perlu dievakuasi sekarang.

“Kita tidak bisa terus seperti itu. Jika kita hanya mendapatkan sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan maka itu akan menjadi malapetaka yang lengkap, ” katanya, seperti yang dilansir Al Arabiyah, Sabtu (11/10/2017).

Baca Juga: BLOKADE REZIM SURIAH DI GHOUTA, 1000 ANAK DIHANTUI KEMATIAN

Lebih dari 1000 anak-anak berisiko meninggal karena kekurangan makanan dan obat-obatan di Ghouta Timur di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus, karena blokade oleh rezim Assad selama lima tahun terakhir.

“1.114 anak kelaparan menghadapi kematian di Ghouta Timur, di mana 400.000 penduduk sipil tinggal di wilayah seluas 105 kilometer persegi,” Menurut informasi yang dikumpulkan dari koresponden Anadolu Agency di wilayah tersebut.

Wilayah ini berada di bawah pengepungan militer selama lima tahun terakhir dan terkadang menjadi sasaran serangan udara yang intens.

“Tidak kurang dari 397 warga sipil, termasuk 206 anak-anak dan 67 wanita, meninggal karena kelaparan dan kekurangan obat terutama antara awal pengepungan di wilayah Timur Ghouta pada bulan Oktober 2012 dan 22 Oktober 2017,” Menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada tanggal 24 Oktober oleh Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR).

Laporan tersebut menunjukkan bahwa kebanyakan kematian termasuk di antara kelompok rentan seperti bayi, orang tua, orang sakit dan orang yang terluka. (fan)