Duniaekspress, 12 November 2017. Menteri Penerangan Somalia mengklaim dua operasi militer yang dilakukan militer Somalia menewaskan sedikitnya 81 gerilyawan al-Shabaab di provinsi Jilib.

Dia mengatakan kepada kantor berita SONNA negara bagian bahwa, pasukan Somalia dan mitra internasional melakukan dua operasi yang berbeda.

“Sekitar 81 gerilyawan tewas, sejumlah kendaraan dan senjata berat hancur.” Kata Abdurahman Osman, seperti dilansir Anadolu Agency, Ahad (12/11/2017).

Komando Afrika (AFRICOM) juga mengatakan serangan udara tengah malam pada hari Jumat di dekat wilayah Shabel Mogadishu menewaskan sejumlah besar militan al-Shabaab.

Baca Juga: MUJAHIDIN SOMALIA, SERUKAN UMMAT ISLAM UNTUK BANTU ROHINGYA

Al-Shabaab secara terbuka menyatakan sebagai aliansi al-Qaeda dan telah berperang melawan pemerintah Somalia yang diakui secara internasional untuk menguasai negara tersebut sejak digulingkan dari ibukota oleh pasukan pimpinan Uni Afrika pada tahun 2011.

Setidaknya sudah 14 kali serangan udara amerika menargetkan al-shabaab tahun ini. Al-shabaab mendeklarasikan diri sebagai bagian dari al-qaidah dan menargetkan kepentingan amerika dan sekutunya di wilayah ini.

Tahun lalu amerika mengatakan bahwa kekuatan bersenjata somalia tidak mampu merebut kota-kota yang dikuasai al-shabaab sendirian tanpa dukungan amerika dan bahkan mengatakan bahwa AMISOM (pasukan gabungan uni Afrika untuk somalia)  telah gagal.

(IF).