Duniaekspress, 17 November 2017. – Sedikitnya 14 orang tewas dan 29 lainnya luka-luka, ketika empat orang meledakan dirinya dipusat keramaian Muna Gari di kota Maiduguri, Nigeria.

“Dua wanita dan dua laki-laki yang meledakan diri diduga kelompok Boko Haram tewas dalam ledakan tersebut dan ledakan tersebut juga menewaskan 14 orang lainnya,” kata juru bicara polisi Victor Isuku, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (16/11/2017).

“Sebanyak 18 orang, termasuk empat pelaku bom bunuh diri, tewas dalam beberapa ledakan,” Tambahya.

Ledakan pertama terjadi di tempat peribadatan, sementara ledakan lainnya terjadi di lokasi yang ramai oleh masyarakat, katanya.

Dia mengatakan, 29 orang yang terluka dalam ledakan tersebut telah dibawa ke rumah sakit umum di kota tersebut.

Baca Juga: 13 ORANG TEWAS DALAM LEDAKAN KEMBAR DI NIGERIA

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab, namun polisi menyalahkan militan Boko Haram karena serangan dan pemboman sebelumnya di daerah tersebut.

Sebelumnya juga aksi Boko Haram menyebabkan tiga belas warga sipil tewas dalam ledakan bom kembar Minggu malam (23/10) di kota Maiduguri timur laut.

Komisaris Polisi Damian Chukwu membenarkan bahwa tiga pembom bunuh diri yang diduga merupakan gerilyawan Boko Haram meledakkan IED (improvised explosive device) di lokasi yang berbeda, membunuh diri mereka sendiri dan 13 penduduk setempat lainnya.

Ledakan pertama terjadi di sebuah stasiun bis, Muna Garage, sekitar pukul 20.20 waktu setempat.

Dua pembom wanita juga meledakkan diri di Muna Dalti, beberapa meter dari lokasi ledakan pertama.

Dalam kedua ledakan tersebut, 18 orang terluka.

Kelompok militan tersebut, yang berusaha membuat sebuah wilayah untuk dirinya sendiri di timur laut Nigeria, telah melakukan hampir tujuh tahun serangan di wilayah tersebut.

Kelompok Boko haram memiliki nama asli jamaah ahlis sunnah lidda’wati wal jihaad. Pada awalnya Shekau sebagai pemimpin Boko haram mengaku kelompoknya berafiliasi dengan Al-Qaeda, namun di akhir tahun 2014 Shekau menyatakan kelompoknya merupakan bagian dari ISIS. ISIS menerimanya dan menamakan wilayah Boko Haram sebagai Daulah Islam wilayah afrika Barat.

Pada agustus  2016 ISIS melalui videonya menyatakan bahwa Shekau telah diganti  oleh Abu Mushab Albarnawi. Namun Shekau membantah ini dan menyatakan bahwa ia masih memimpin, ini menunjukkan bahwa kelompok ini telah berpecah. (IF)