Duniaekspress, 22 November 2017. – Harakat al-Muqawwamatul Islamiyyah atau Hamas menolak sebuah resolusi yang disepakati oleh menteri luar negeri Liga Arab yang menetapkan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris.

“Hamas menolak keras penunjukan gerakan perlawanan Lebanon Hizbullah sebagai teroris,” Tegas Hamas dalam pernyataannya yang dirilis Anadolu Agency, Selasa (12/11/2017).

“Kami terkejut melihat pernyataan gabungan Arab itu bebas dari menunjuk dan menetapkan pendudukan Israel dan kejahatannya sebagai tindakan teror,” katanya.

Dalam pertemuan darurat hari Minggu, dinyatakan bahwa para menteri juga telah memutuskan untuk menghukum Hizbullah.

Dalam sebuah pernyataan tertulis lainnya Senin malam (22/11), Hamas juga mengkritik permintaan Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir kepada Qatar untuk memutuskan hubungan dengan Hamas.

“Kami mengungkapkan rasa kecewa kami atas permintaan menteri luar negeri Saudi untuk Qatar, untuk memutuskan hubungan dengan Hamas guna mencapai rekonsiliasi Palestina,” Kata Hamas dalam pernyataannya. Menurut Hamas bahwa permintaan tersebut sangat tidak dapat diterima.

“Negara Qatar selalu menjadi pendukung penting rekonsiliasi Palestina dan telah memberikan semua bantuannya untuk membantu rakyat Palestina dan membela hak-hak mereka yang sah,” Tambahnya.

Baca Juga: PEJUANG PALESTINA BERJANJI BALAS SERANGAN ISRAEL

Pada Minggu (19/11), Liga Arab menyetujui resolusi yang mengatakan mereka akan menahan “teroris Libanon Hizbullah…bertanggung jawab mendukung terorisme dan organisasi teroris di negara-negara Arab, dengan persenjataan moderen dan misil balistik”.

Resolusi ini muncul di tengah ketegangan antara Arab Saudi dengan Iran. Banyak pihak menilai Iran adalah pihak yang ada di belakang Hizbullah.

Pada bulan Juni, Arab Saudi, Mesir, UAE dan Bahrain secara tiba-tiba memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar.

Keempat negara tersebut menuduh Qatar mendukung kelompok teroris tuduhan yang dibantah Doha, yang menggambarkan embargo tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan nasionalnya. (IF)