Duniaekspress, 23 November 2017. – Juru bicara Pendiri Lashkar-e-Taiba mengatakan Syaikh Hafiz Muhammad Saeed yang dipersalahkan atas serangan Mumbai 2008, telah dibebaskan oleh pengadilan Pakistan.

Saeed dipenjarakan setelah pihak berwenang India menduga Saeed menjadi dalang serangan Mumbai yang mematikan.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah memasukan nama Saeed sebagai daftar teroris, dan mengeluarkan dana sebesar $ 10 juta untuk informasi terkait dengan dirinya. Sebelum akhirnya Saeed ditahan disebuah rumah di kota timur Lahore pada bulan Januari oleh pemerintah provinsi di bawah undang-undang anti-terorisme.

“Badan judicial review di Pengadilan Tinggi Lahore menolak permintaan pemerintah untuk memperbarui penahanannya selama 90 hari lagi,” juru bicaranya Nadeem Awan mengatakan kepada Al Jazeera, Rabu (22/11/2017).

“Ketika pemerintah tidak dapat memberikan bukti apapun untuk membenarkan [Saeed] terus ditahan, pengadilan memerintahkan pembebasannya saat perintah penahanannya berakhir pada hari Kamis,” kata Awan.

“Dia akan bebas.” Tambahnya.

Empat rekan Juara Juara Saeed Abdullah Ubaid, Zafar Iqbal, Abdur Rehman Abid dan Qazi Kashif Niaz dibebaskan bulan lalu ketika sebuah dewan peninjau serupa menganggap bukti pemerintah bahwa penahanan mereka terus berlanjut tidak mencukupi.

Tragedi Mumbai 

Ternyata Mumbai bukan hanya sekali mendapat serangan teror, kota bisnis ini beberapa kali mendapat serangan, berikut rangkuman BBC tentang rangkaian serangan terhadap kota ini.

Maret 1993, rangkaian bom yang membunuh 257 orang dan melukai 713.

Agustus 2003, 4 bom meledak, membunuh 52 orang.

Juli 2006, 7 rangkaian bom meledak di kereta yang padat dalam waktu 11 menit membunuh lebih dari 180 orang.

November 2008, sekelompok pria bersenjata menembak 7 lokasi premium di Mumbai di antaranya dua hotel mewah, stasiun kereta api, rumah sakit, dan pusat kebudayaan Yahudi, membunuh 165 orang. 9 orang penyerang tertembak mati oleh pihak keamanan saat insiden terjadi. Hanya satu yang tertangkap hidup dan dieksekusi mati 2012.

Juli 2011, tiga rangkaian bom meledak di jam pulang kantor, membunuh 18 orang dan melukai 131. [fan]

Baca juga, SERANG PEJUANG KASHMIR, 2 MILITER INDIA TEWAS