Duniaekspress, 1 Desember 2017- Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, sedikitnya tiga orang terluka setelah tentara Israel membom sejumlah sasaran di Jalur Gaza, pada hari Kamis (30/11).

“Cedera tersebut tidak mengancam jiwa,” kata Ashraf Al-Kudra dalam sebuah pernyataan, yang dikutip Anadolu Agency, Kamis (30/11/2017).

Tentara Israel mengatakan, Angkatan Udara Israel dan beberapa tank telah menyerang empat target “teroris” di Gaza, sebagai pembalasan atas dugaan tembakan roket dari wilayah Palestina.

“Serangan tersebut dilakukan untuk membalas tembakan roket yang menyasar sebuah pos Pasukan Pertahanan Israel di ujung utara Gaza,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Tentara Israel umumnya menuduh Hamas bertanggung jawab atas semua tembakan roket yang berasal dari Gaza.

“Peluru mortir yang ditembakkan dari Jalur Gaza menyerang sebuah pos militer di Israel selatan tanpa menimbulkan korban jiwa,” menurut pengakuan pejabat Israel.

“Beberapa peluru mortir pecah di sebuah pos militer di utara Jalur Gaza, tanpa menyebabkan luka-luka,” juru bicara militer Israel Avichai Adarai mengatakan dalam sebuah pernyataan lain sebelumnya pada hari Kamis.

Segera setelah insiden tersebut, dia menambahkan, sirene serangan udara terdengar di kota-kota Israel yang terletak di dekat perbatasan Gaza.

Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas dugaan serangan roket tersebut, sementara pejabat Palestina belum mengomentari pernyataan militer tersebut.

Hamas menguasai Gaza sejak tahun 2007 dengan memenangkan suara mayoritas dalam Pemilu, namun Amerika dan Israel jutru tidak mengaku kemenangana itu bahkan mendukung Fatah yang sekuler. Fatah akhirnya mendominasi Tepi Barat, sementara Hamas menguasai Jalur Gaza.

Penjajah Israel bahkan menerapkan berlakukan blokade terhadap Gaza selama satu dekade terakhir. Di saat yang sama, Mesir juga menutup perbatasannya beberapa tahun terakhir. Sikap Hamas ini juga membut Penjajah Israel tiga kali menyerang Gaza,  terakhir tahun 2014. (IF)

Baca Juga:

DITUDUH TERORIS, 18 WARGA PALESTINA DITAHAN ISRAEL

RENCANA PERLUAS PEMUKIMAN, ISRAEL SERANG WARGA PALESTINA