Duniaekspress, 2 Desember 2017. – Kepolisian dan media lokal pakistan mengabarkan, sedikitnya 11 orang, termasuk dua tentara terluka setelah kelompok bersenjata menyerbu sebuah asrama universitas di kota Peshawar, ibukota provinsi Khyber Pakhtunkhawa.

Tentara bergegas ke tempat kejadian setelah sebuah ledakan diikuti dengan suara rentetan tembakan yang membabi buta di asrama Universitas Pertanian Peshawar.

Geo TV melaporkan bahwa “tiga teroris” telah terbunuh.

“Belasan siswa telah diselamatkan, sementara sebuah operasi masih dilakukan untuk mengalahkan “teroris” bersenjata yang tersisa,” kata Khattak, Kepala Kepolisian Provinsi Sholahuddin, seperti dikutip Anadolu Agency, Jum’at (1/12/2017).

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Pada tahun 2014 lebih dari 140 orang yang kebanyakan pelajar, tewas dalam serangan senjata dan bom di sebuah sekolah yang dikelola tentara di Peshawar.

Baca Juga: SERANGAN BOM TARGETKAN KONVOI PARAMILITER DI PAKISTAN

Setidaknya 84 pelajar terbunuh dalam serangan kelompok bersenjata pada 2014 ke satu sekolah di Peshawar, Pakistan.
Menurut pejabat lokal dan laporan media, sekitar empat sampai enam militan berpakaian seragam menyerang sekolah milik tentara yang berada di Warsak Road, daerah Gulbahar, Peshawar, sekitar pukul 10.30 waktu setempat.
Army Public School Peshawar diselenggarakan oleh tentara dan utamanya memberikan pendidikan untuk anak-anak usia lima sampai 17 tahun dari keluarga tentara.
Semua yang terluka telah dibawa ke Lady Reading Hospital di Peshawar. Sumber di rumah sakit mengatakan sejumlah korban terluka dalam kondisi kritis.
Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif telah mengutuk serangan itu dan mengarahkan otoritas untuk melakukan pemulihan diri pada para siswa dan staf. (IF)