-Iraq Membutuhkan Jihad-

Duniaekspress, 07 desember 2017. – Iraq sangat membutuhkan kelompok Mujahid dan medannya sangat cocok untuk perang gerilya. Setelah Rawafid dan koalisi AS berhasil mengalahkan dan mengeluarkan ISIS, tidak ada kelompok mujahid yang aktif. Jadi yang tidak masuk akal untuk memulai sebuah kelompok baru di Suriah sementara sudah ada kelompok kuat Sunni yang aktif melawan rezim dan sekutu-sekutunya.

Jadi jika loyalis Al-Qaidah ingin membuka cabang baru mereka harus melakukannya di Iraq dan tidak ada satu Muslim yang akan mengajukan banding atas mereka dalam hal ini. Melainkan mereka akan mendukung mereka jika mereka memulai pendirian semacam itu. Namun membangun kelompok semacam itu di Suriah tidak menguntungkan dan juga didukung oleh orang-orang Siria atau banyak Muslim mengingat kemungkinan konsekuensi negatif bagi Jihad melawan musuh yang diprioritaskan, rezim tersebut.

Orang-orang di Iraq tidak perlu takut akan konsekuensi yang sama dari cabang Al-Qaidah karena sudah ada sebuah koalisi pimpinan AS dan sebuah pekerjaan lengkap oleh sekutu Rawafid mereka di lapangan. Jadi mereka tidak punya apa-apa untuk kalah, melainkan mereka hanya memiliki keuntungan. Sementara wilayah yang dibebaskan di Suriah tidak mampu untuk memprovokasi intervensi internasional lain selain intervensi Rusia dan milisi Syiah asing yang membantu rezim tersebut.

Kita harus berbagi beban dan tanggung jawab terhadap ummah kita tanpa persaingan atau menjadi hambatan satu sama lain. Irak membutuhkan kelompok mujahid baru sementara Mujahidin di Suriah tidak memerlukan kelompok mujahid lain. Sebaliknya ini akan bekerja kontraproduktif di Suriah sementara akan mencapai tujuannya di Irak. Jadi sangat tidak logis untuk meluncurkan kelompok Mujahid baru di Suriah sementara Irak membutuhkannya.

Jika mujahidin membuka kelompok baru di Irak, mereka pasti dibantu oleh mujahidin dan Muslim di Suriah dan seluruh dunia Muslim; alih-alih menyebabkan perselisihan, perselisihan dan bahkan pertengkaran jika kelompok baru dibuka di wilayah terbebaskan di Suriah. Semoga Allah menuntun kita kepada apa yang bermanfaat bagi ummat. (AB)

Source : Maqalaat

Baca juga, MILITAN ISIS YANG TERSISA DI IRAQ