Duniaekspress, 13 Desember 2017- Empat orang senator Amerika, Senin (11/12), menyerukan agar Presiden Donald Trump mengundurkan diri dengan adanya tuduhan pelecehan seksual.

“Presiden Trump sebaiknya mengundurkan diri,” kata Senator Partai Demokrat Kirsten Gillibrand, dalam wawancara dengan jaringan televisi CNN. “Tuduhan-tuduhan itu bisa dipercaya, dan banyak. Saya telah mendengar kesaksian dari perempuan-perempuan itu, dan banyak yang mengenaskan.”

Senator Gillibrand mengatakan, kalau Trump tidak segera mengundurkan diri, Kongres “harus mengadakan penyelidikan yang perlu tentang tingkah-lakunya dan minta pertanggung-jawaban darinya.”

Pernyataan Senator Gellibrand itu serupa dengan seruan-seruan yang disampaikan oleh Senator Bernie Sanders, tokoh Independen dari negara bagian Vermont, Senator Jeff Merkley, dari partai Demokrat negara bagian Oregon, dan tokoh Demokrat lainnya dari New Jersey, Cory Booker. Semuanya mendesak Presiden Trump supaya mundur, menyusul pengunduran diri senator partai Demokrat Al Franken karena adanya tuduhan-tuduhan pelecehan seksual.

Selain itu, tiga orang perempuan, yang tahun lalu menuduh Donald Trump melakukan tindakan seksual yang tidak dikehendaki, Senin, membarui tuduhan mereka, dan mengatakan, tiba saatnya Kongres menyelidiki tuduhan-tuduhan itu, setelah puluhan laki-laki Amerika yang berpengaruh yang dipaksa atau terpaksa mengundurkan diri karena perlakuan buruk mereka terhadap perempuan.

Rachel Crooks menuduh Trump menciumnya dengan paksa 12 tahun lalu, ketika ia bekerja sebagai resepsionis di kantor pusat Trump Tower di New York. Ia mengatakan, para anggota Kongres harus “mengenyampingkan kepentingan partai dan menyelidiki sejarah pelecehan seksual yang dilakukan oleh Donald Trump.”

Ketiga perempuan itu muncul dalam wawancara dengan stasiun televisi NBC, Senin (11/12), tapi Gedung Putih membantah tuduhan-tuduhan itu.

Para korban pelecehan seks yang melaporkan Donald Trump selama kampanye kepresidenan Amerika Serikat tahun 2016 kembali menemukan momentumnya ketika Majalah Time memilih para korban pelecehan seksual atau tindakan tidak pantas secara seksual sebagai Person of The Year 2017.

Tiga dari selusin wanita yang pernah melaporkan tindakan tidak senonoh saat kampanye kepresidenan tersebut yaitu Samantha Holvey, Rachel Crooks dan Jessica Leeds meminta agar Kongres memulai investigasi akan tuduhan mereka sejalan dengan gerakan #MeToo, seperti dilansir dari The Guardian. (IF)

 

Baca juga, TRUMP DISEBUT PRESIDEN RASIS