Duniaekspress, 26 Desember 2017. – Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan bahwa polisi telah menembak mati sembilan orang tersangka yang dicurigai memiliki hubungan dengan serangan mematikan di semenanjung Sinai.

“Sembilan orang tersebut tewas dalam baku tembak saat penyerbuan pada waktu fajar di sebuah rumah pertanian di provinsi pelabuhan Nil, Sharqiya,” kata kementerian tersebut, seperti yan dilansir al Jazeera, Ahad (24/12/2017).

Mereka dicurigai “menanam bahan peledak dan menargetkan pos pemeriksaan keamanan di Sinai utara, yang menyebabkan kematian sejumlah personil polisi dan tentara”. tambahnya.

“Pertanian Sharqiya adalah tempat persembunyian dan pusat pelatihan senjata dan pembuatan bom,” kata kementerian tersebut. Kementrian tersebut lebih jauh mengatakan bahwa sel tersebut berencana akan melakukan serangan selanjunya di Sinai utara.

Kementrian dalam Negeri Mesir dalam pernyataan yang sama memberitahukan bahwah juga ada sebuah serangan terpisah di ibu kota Mesir Kairo. Polisi menangkap sembilan orang lainnya dan menyita senjata dan alat peledak.

“Empat dari sembilan orang yang ditahan terlibat dalam serangan bulan Juli di Kairo yang menewaskan dua orang,” katanya.

Baca Juga: SERANGAN TEROR SASAR MASJID DI SINAI, 155 ORANG TEWAS

Pasukan keamanan Mesir sedang memerangi sebuah kelompok yang berafiliasi dengan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL atau ISIS) di bagian utara Semenanjung Sinai, di mana ratusan polisi, tentara dan warga sipil terbunuh sejak 2013.

Pemberontakan tersebut meningkat setelah militer menggulingkan Mohamed Morsi, presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Mesir, pada bulan Juni tahun itu.

Berita Terkait:

ISIS KLAIM SERANG POS MILITER DI SINAI

SERANGAN MEMATIKAN ISIS DI SINAI, 18 PETUGAS KEAMANA TEWAS

EXTRIMIS MENYERANG MESJID SUFI DI MESIR 235 JIWA TERBUNUH