Duniaekspress, 27 Desember 2017. – Pasukan keamanan Turki menangkap 12 orang pada hari Selasa (26/12) dengan dugaan memiliki hubungan dengan kelompok teror Daesh (ISIS, red) selama operasi anti-teror di provinsi selatan Turki.

“Polisi anti-teror melakukan serangan serentak di beberapa alamat di Adana,” kata seorang pejabat polisi, yang berbicara tanpa menyebut nama karena pembatasan untuk berbicara dengan media.

“Dua belas tersangka, termasuk dua orang Syria, ditangkap dalam operasi tersebut,” tambahnya.

Lebih dari 300 orang telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan yang didenda Daesh di Turki sejauh ini, di mana organisasi teror tersebut telah menargetkan warga sipil dalam serangan bom bunuh diri, roket dan senjata.

Pasukan keamanan Turki telah terlibat dalam sebuah kampanye yang telah lama berjalan untuk menggagalkan serangan Daesh.

Baca Juga: LEBIH DARI 60 TERDUGA ISIS DITANGKAP DI TURKI

Beberapa minggu sebelumnnya juga sumber kepolisian Turki mengabarkan sedikitnya 62 orang telah ditangkap karena telah dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok Daesh atau yang populer di sebut ISIS selama operasi kontraterorisme di seluruh Turki.

“Pasukan anti teror melakukan operasi secara serempak di 12 lokasi di tujuh distrik di Istanbul yang menahan 45 orang asing yang diduga berencana melakukan serangan,” kata kepolisian sumber yang enggan menyebutkan identitasnya.

Selama penggerebekan tersebut, polisi juga menyita sejumlah dokumen dan alat digital.

Secara terpisah, polisi mengumpulkan 10 tersangka kelompok Daesh di provinsi Izmir barat selama operasi simultan di kota tersebut.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah Kantor Jaksa Penuntut Umum Izmir mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 11 tersangka.

“Pasukan keamanan menahan dua warga Suriah di provinsi Bursa Barat dan tiga warga Suriah dan dua warga Irak di provinsi Kahramanmaras selatan karena diduga memiliki hubungan dengan Daesh, kata sumber tersebut. (IF)