Duniaekspress, 29 Desember 2017. – Kelompok Petahanan Sipil melaporkan sebanyak 20 orang tewas akibat serangan udara dan tembakan artileri di provinsi Idlib, pada hari Kamis (28/12).

Kepala White Helmet Mustafa Yusuf mengatakan pesawat tempur Rusia dan rezim Bashar Assad berulang kali menyerang daerah pemukiman di kota Al-Lataminah dan enam desa lainnya di Provinsi Idlib.

“Rezim dan pesawat tempur Rusia menembakkan lebih dari 150 roket ke berbagai sasaran di Al-Lataminah,” kata Mustafa seperti yang dilansir Anadolu Agency, Kamis (28/12/2017).

“Mereka juga menggunakan senjata yang dilarang secara internasional, termasuk bom vakum.” tambahnya.

Idlib berada dalam jaringan zona de-eskalasi didukung oleh Turki, Rusia dan Iran di mana tindakan agresi dilarang.

Suriah telah mulai muncul dari perang sipil yang menghancurkan yang dimulai pada awal tahun 2011 ketika rezim Assad menindak demonstrasi pro-demokrasi.

Ratusan ribu orang terbunuh dan lebih dari 10 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam konflik tersebut, kata PBB.

Baca Juga: REZIM ASSAD JATUHKAN 68.000 BOM BAREL DI SURIAH

Kelompok hak asasi manusia pada hari Senin (25/12) melaporkan, rezim Bashar al-Assad telah menjatuhkan setidaknya 68.334 bom barel pada warga sipil dari Juli 2012 sampai November 2017.

Jaringan Syrian untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) yang berbasis di London mengatakan dalam sebuah laporannya bahwa rezim Assad telah menargetkan beberapa permukiman sipil yang berada di wilayah yang dikuasai oposisi.

Dalam 11 bulan pertama tahun 2017, 5.913 bom dijatuhkan, menurut laporan tersebut.

Pada tahun 2012, angka tersebut adalah 2.314, diikuti oleh 14.976 pada tahun 2013, 14.837 pada tahun 2014, 17.318 pada tahun 2015 dan 12.958 pada tahun 2016.

Pasukan rezim menjatuhkan bom di ibukota Damaskus dan sekitarnya 22.149 kali.

Aleppo di Suriah utara terkena 13.436 kali.

Daraa di selatan Suriah diserang 9.901 kali, Hama 8.482 kali dan Idlib 7.682 kali.

Kota Homs disasar sebanyak 3.598 kali, Latakia 2.017 kali, Deir ez-Zour 355 kali, Quneitra 323 kali, Raqqa 258 kali, Hasakah 81 kali dan Suwayda 52 kali.

Serangan tersebut telah menewaskan 10.763 warga sipil, termasuk 1.734 anak dan 1.689 wanita. [fan]