Duniaekspress, 2 Januari 2018. – Iran – Anshar al-Furqan, sebuah kelompok jihadis yang berbasis di Iran, menyatakan telah menargetkan jaringan pipa minyak di provinsi Khuzestan Iran. Laporan kelompok tersebut disebar ke berbagai kanal media sosial Telegram yang berafiliasi dengan Al-Qaeda, termasuk Global Islamic Media Front (GIMF).

Ansar al Furqan menyatakan bahwa pihaknya telah meledakkan pipa minyak utama di wilayah Omidiyeh yang diduduki Ahvaz, Iran. Kelompok tersebut menambahkan bahwa mereka telah membentuk sebuah unit baru, Brigade Syuhada Ahwaz.

Wilayah Ahwaz secara historis memiliki populasi suku Arab yang besar. Namun, tidak jelas apakah brigade yang diakui ini terdiri dari orang Arab Iran atau Baluchis, karena sebagian besar anggota Anshar al-Furqan adalah Baluch. Para jihadis mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan untuk menimbulkan kerugian pada ekonomi rezim kriminal Iran.

pipa minyak yang terbakar

Video yang berisi ledakan saat serangan tersebut diakui oleh Al-Furqan sebagai serangan atas pipa minyak utama, meski demikian tidak ada keterangan tanggal kejadian sehingga belum bisa diverifikasi secara independen. 

Pada bulan April, sayap militer Gerakan Pembebasan Arab Ahwaz mengaku bertanggung jawab atas sebuah ledakan. Pada bulan Oktober, sebuah kelompok yang menamakan dirinya Kata’ib Ahrar al Ahwaz (Batalyon Pembebasan Ahwaz) mengklaim serangan tersebut. Tidak jelas apa hubungannya, jika ada, antara Ansar al Furqan dan dua kelompok berbasis di Ahvaz.

Ansar al Furqan adalah kelompok jihad yang terkait Al Qaeda yang telah meluncurkan serangan di dalam Iran, sebagian besar di Sistan dan Provinsi Baluchestan. Kelompok ini terbentuk ketika dua kelompok jihad Baluch, Harakat al Ansar dan Hizb al Furqan, bergabung pada tahun 2013. 

 

Sumber: www.longwarjournal.org

 

Baca juga,

EKONOMI IRAN AMBRUK AKIBAT PEMBIAYAAN PERANG SURIAH DAN YAMAN

DI BERBAGAI KOTA, AKSI ANTI REZIM SYI’AH IRAN SEMARAK