Duniaekspress, 3 januari 2018. – Jakarta – Penanganan kasus Arya Wedakarna yang diduga menjadi pemicu persekusi  terhadap Ustadz Abdul Somad di Bali berlanjut pada pemeriksaan saksi. Dalam hal ini, Ismar Syarifuddin selaku pengacara GNPF Ulama akan diperiksa sebagai saksi pelapor pada Kamis (04/01/2018).

“Alhamdulillah, kasus Arya di Mabes Polri berlanjut. Kami berharap bahwa kasus ini bisa disatukan dan diproses di Mabes Polri demi objektivitas pemeriksaan. Dan kita sangat berharap bahwa pihak kepolisian dalam hal ini betul-betul berdiri di kaki sendiri, dalam artian tidak terpengaruh oleh siapapun,” katanya.

Arya disebutkan telah menyebarkan ujaran berbau kebencian dan provokasi terhadap UAS melalui media sosial. Oleh pelapor, Arya diduga kuat telah melanggar sejumlah pasal. Diantaranya, Pasal 28 Ayat (2) Jo, Pasal 45a ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 Tentang ITE, Pasal 16 UU No 40 Tahun 2008 Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 156 KUHP dan 156a KUHP.

Ismar lalu mengatakan polisi jangan pilih kasih dalam menangani kasus persekusi. Terkait hal ini, ia menyinggung kasus anggota FPI yang ditangkap usai melakukan razia obat terlarang. Menurutnya, apa yang dilakukan mereka adalah nahi munkar (mencegah kemungkaran), bukan persekusi sebagaimana yang dituduhkan.

“Apa yang dilakukan mereka (FPI) ini dilindungi undang-undang. Dan masyarakat berhak untuk menangkap suatu tindak pidana yang terjadi di depan mata mereka. Kasus seperti itu malah disebut sebagai persekusi, dan dilakukan penahanan. Sedangkan apa yang terjadi di Bali itu kan sudah jelas, ada massa yang menekan seorang ustadz, tapi tidak dilakukan apa-apa,” ungkapnya.

“Ini sudah jelas-jelas dilakukan sedemikian rupa persekusinya terhadap seseorang ulama yang disegani oleh kita kaum muslimin dan itu sungguh suatu hal yang sangat berbahaya karena dapat menimbulkan riak-riak perpecahan di tubuh NKRI. Jadi kita sangat berharap polisi tidak ada perbedaan penanganan,” tukasnya. (kiblat)

 

Baca juga, AKAL PIKIRAN ADALAH PENJARA PALING SEMPIT