Duniaekspress, 4 Januari 2018. –  (Idlib)- Kelompok Petahanan Sipil atau yang terkenal dengan julukan White Helmets mengatakan, sedikitnya lima orang tewas pada Kamis pagi waktu setempat, akibat serangan udara rezim dan sekutu utamanya Rusia di Provinsi Idlib.

“Rezim Suriah dan pesawat tempur Rusia telah menargetkan sejumlah desa di provinsi tersebut, termasuk Khan Shaykhun, Saraqib, Sahyan dan Tal Tofan,” kata Mustafa Haj Yusuf, direktur White Helmets di Idlib, seperti yang dilansir Anadolu Agency, Kamis (4/1/2018).

“Lima warga sipil terbunuh dan delapan lainnya cedera akibat serangan udara di daerah pedesaan selatan dan timur Idlib,” kata Yusuf, menambahkan bahwa korban luka tersebut telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diobati.

Khususnya, Idlib berada dalam jaringan zona de-eskalasi yang didukung oleh Turki, Rusia dan Iran di mana tindakan agresi dilarang.

Namun, selama dua minggu terakhir ini, setidaknya 65 warga sipil telah terbunuh dan mendapat banyak luka oleh rezim dan serangan Rusia di Idlib.

Baca Juga: REZIM ASSAD DAN RUSIA TERUS GEMPUR IDLIB

Akhir Desember lalu rezim Bashar Assad bersama sekutu utamanya juga dilporkan menyerang dengan tembakan roket.

White Helmets melaporkan lebih dari 150 roket ke berbagai sasaran di Al-Lataminah, akibat serangan tersebut, lebih dari 20 warga sipil dikabarkan tewas.

Suriah baru saja mulai muncul dari konflik dahsyat yang dimulai pada awal tahun 2011 ketika rezim Assad menindak demonstran dengan keganasan yang tak terduga.

“Ratusan ribu orang terbunuh dan lebih dari 10 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam konflik tersebut,” kata PBB.