Duniaekspress, 10 Januari 2018. – (PALESTINA) – Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Hamas, mengatakan bahwa aksi Nablus adalah awal reaksi konkrit dengan senjata untuk mengingatkan para pemimpin Zionis dan yang di belakangnya bahwa apa yang kalian takutkan telah datang. Tepi Barat akan tetap menjadi belati yang menikam pinggang kalian.

Hal tersebut disampaikan Jurubicara al-Qassam Abu Ubaidah menyusul tewasnya pemukim Israel dalam aksi penembakan yang terjadi di gerbang koloni permukiman Yahudi Givat Gilad di barat desa Tel di Nablus, wilayah utara Tepi Barat.

Baca Juga: PEMUKIM YAHUDI TEWAS DI NABLUS

Sementara itu gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa aksi perlawanan di Nablus akan menjadi pembuka jalan menuju pengembangan intifadhah, serta akan memberi dorongan dan kekuatan tambahan kepada kemarahan rakyat yang meningkat dalam menghadapi kebijakan dan keputusan agresif Zionis Amerika.

Dalam keterangan yang dirilis pada Selasa (9/1/2018) malam, Jihad Islam menyampaikan salam penghormatan keapda para pejuang perlawanan yang melakukan aksi berani mati dekat Nablus, yang menyerang teroris Zionis yang tidak pernah berhenti sesaat pun menyerang warga dan rakyat Palestina dinablus dan seluruh desa dan kota Tepi Barat.

Gerakan Jihad Islam menilai aksi ini adalah bukti vitalitas perlawanan yang mewakili rakyat Palestina. sekaligus menegaskan bahwa bangsa ini tidak akan meninggalkan jalan perlawanan, tidak akan tenang di bawah tekanan dan terus memantau konspirasi yang menarget isu dan hak-hak Palestina.

Sumber: Pusat Info Palestina