Duniaekspress, 10 Januari 2018. – (JAKARTA)- Aktivis yang mengatasnamakan diri sebagai Ketua Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Rahmat Hirman mempolisikan mantan penyanyi cilik, Joshua Suherman.

Rahmat mengatakan, pelaporan atas Joshua yang ia sampaikan ke Bareskrim Polri itu untuk mencegah agar tidak ada orang lain yang melecehkan agama.

“Pelaporan ini agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi, kita mengetahui bersama bahwasanya dunia maya, sering disalahgunakan. (Kasus) ini merupakan contoh,” tuturnya seperti yang dilansir hidayatullah.com usai pelaporan itu di Bareskrim, Jakarta, Selasa (09/1/2018).

Joshua dipolisikan atas dugaan penghinaan agama dalam acara stand up comedy beberapa waktu lalu.

Rahmat menuturkan, jangan sampai para pemuda menyalahgunakan dunia maya yang ada.

“Jika kami tidak melapor, maka akan ada lagi Joshua-Joshua yang lain,” ungkapnya.

Rahmat menambahkan, Joshua dilaporkan karena umat Islam merasa geram atas kata-kata Joshua di acara stand up comedy tersebut yang dinilai berbau SARA dan membandingkan Islam dengan agama minoritas di Indonesia. Pelaporan itu katanya juga atas desakan umat Islam.

“Kami tidak mau bergejolak di lapangan nanti, dan timbul sesuatu yang tidak diinginkan, maka kami melaporkan Joshua,” jelasnya.

Baca Juga: FADLI ZON: BSSN DIRANCANG BUKAN UNTUK NGURUSI HOAKS

Diketahui, dalam sebuah acara sebagaimana video yang mem-viral, Joshua di depan kawan-kawannya mengatakan:

“Dan yang gue bingung ini adalah, Cherly ini walaupun leader dia gagal memanfaatkan kepemimpinannya untuk mendulang popularitas untuk dirinya sendiri. Terbukti, zaman dulu, semua mata laki-laki tertujunya pada Annisa. Dan semuanya Annisa. Padahal skill nyanyi ya tipis-tipis, ya, kan?! Skill nge-dance tipis-tipis. Cantik, relatif, ya, kan?! Kenapa, gua mikir kenapa Annisa selalu unggul dari Cherly… Ah, sekarang gua ketemu jawabannya. Makanya, Che, Islam,” canda Joshua lantas tertawa dan disambut tawa membahak dari segenap isi ruangan yang terekam dalam video tersebut.