NEO NAZI TEROR KELUARGA MUSLIM TURKI DI BELANDA

Duniaekspress, 11 Januari 2018. – (Netherlands) – Pihak kepolisian Belanda mengatakan, dua keluarga Turki yang tinggal di kota Zaandam barat laut Belanda telah menerima sebuah surat ancaman dengan konten Islamofobia.

Menurut berita media setempat, dua keluarga asal Turki yang bertentangga, menemukan surat-surat di depan pintu rumah mereka bersama dengan simbol swastika

Surat-surat ituditulis dengan cat merah, yang isinya berupa sebuah ancaman: “Jika Anda pergi ke masjid lagi, ini akan menjadi akhir Anda.” isi surat tersebut.

Berbicara kepada Anadolu Agency, juru bicara polisi distrik Wendy Boudewijn mengatakan “Penyelidikan terus dilakukan terhadap insiden tersebut menyusul sebuah keluhan yang dilaporkan oleh keluarga tersebut,” kata Wendy Boudewijn Juru bicara pihak kepolisian, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (11/1/2018).

“Sampai saat ini belum ada informasi tentang tersangka,” tambah.

Baca Juga: DIPIMPIN TRUMP, ISLAMOFOBIA MENINGKAT DI AS

 Perlu diketahui, kasus islamophobia dan rasisme terus menjadi isu hak asasi manusia yang penting di negara kincir angin tersebut.

Tercatat, kasus serangan yang menargetkan masjid di Belanda sebanyak 117 insiden antara tahun 2005 sampai 2010.

Serangan itu di antaranya berupa pembakaran, perusakan, ancaman ataupun aksi-aksi seperti menggantung domba atau babi mati di tembok masjid, dengan disertai tulisan ‘No Masjid’

Universitas Sabahattin Zaim Istanbul menerbitkan sebuah laporan bahwa ada 72 kasus serangan terhadap masjid di Belanda pada tahun 2016.

Jumlah ini sendiri meningkat drastis daripada tahun sebelumnya yang hanya ada 28 serangan terhadap masjid di Belanda.

Selain kasus terhadap masjid, laporan ini juga memaparkan bahwa banyak imigran di negara tersebut merasa kurang aman karena banyaknya kasus Islamofobia dan rasisme. (fan)