Duniaekspress, 16 Januari 2018. – Sedikitnya empat tentara Pakistan tewas dalam baku tembak yang terjadi dengan pasukan India di perbatasan Kashmir yang disengketakan pada hari Senin (15/1).

“Tiga tentara India juga tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam baku tembak,” kata Inter Service Public Relations (ISPR), sayap media militer Pakistan seperti yang dilansir Anadolu Agency, Senin (15/1/2018).

“Pasukan India menembakkan mortir pada tentara Pakistan ketika mereka sibuk dengan perawatan komunikasi line di sepanjang Jalur Kontrol di sektor Jandrot Azad Jammu dan Kashmir,” tambahnya.

Menurut Kantor Luar Negeri Pakistan, sejauh tahun ini, pasukan India telah melakukan lebih dari 70 pelanggaran gencatan senjata di sepanjang perbatasan Kashmir yang disengketakan, menewaskan seorang warga sipil dan melukai lima lainnya.

Secara terpisah, lima militan terbunuh oleh pasukan India saat berusaha melintasi Jalur Kontrol dari pihak Pakistan ke Dulanja di sektor Uri di Jammu dan Kashmir, kata tentara India pada hari Senin.

“Tawaran infiltrasi digagalkan di sektor Uri oleh pasukan kita hari ini. Lima teroris telah terbunuh sejauh ini, dan operasi tersebut masih dalam proses,” kata juru bicara Angkatan Darat India Rajesh Kalia dalam sebuah pernyataan.

Shesh Paul Vaid, kepala polisi di wilayah tersebut, mengatakan kepada media bahwa lima militan yang dibunuh tersebut termasuk dalam kelompok militan Jaish-e-Muhammad.

“JeM teroris terbunuh di Dulanja Uri saat infiltrasi dalam operasi gabungan oleh Polisi J & K, Angkatan Darat dan CRPF [paramiliter],” kata Vaid.

Baca Juga: BOM GANDA GUNCANG BAGHDAD

India dan Pakistan berbagi lebih dari 950 kilometer (590 mil) perbatasan di Kashmir yang disengketakan. Kedua negara menandatangani sebuah perjanjian gencatan senjata pada tahun 2003, namun mereka melanggar secara reguler.

Kashmir, sebuah wilayah Himalaya yang berpenduduk mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan di bagian-bagiannya dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil Kashmir juga dipegang oleh China.

Sejak dipisahkan pada tahun 1947, kedua negara telah bertempur dalam tiga perang pada tahun 1948, 1965 dan 1971 dua di antaranya berada di Kashmir.

Sejak tahun 1989, kelompok perlawanan Kashmiri di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintah India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang dilaporkan terbunuh dalam konflik sejauh ini, sebagian besar oleh angkatan bersenjata India. India mempertahankan lebih dari setengah juta tentara di wilayah yang disengketakan tersebut. (fan).