BLOGER AMERIKA ASAL PALESTINA, AMANI KHATATBAH MENOLAK PENGHARGAAN INTERNASIONAL YANG DIBERIKAN PERUSAHAAN REVLON

Duniaekspress, 19 Januari 2018 (NEW JERSEY)- Bloger Amerika asal Palestina Amani Khatatbah menolak menerima penghargaan internasional yang diberikan oleh perusahaan kosmetik Amerika Revlon, sebagai bentuk solidaritasnya kepada gadis remaja Palestina Ahed Tamimi yang ditahan penjajah Zionis Israel, dan juga sebagai dukungannya bagi isu Palestina.

Dia mengatakan bahwa dirinya tidak akan menerima hadiah dari sebuah perusahaan yang menggunakan model dan aktris “Israel” Gal Gadot sebagai wajah propaganda untuk produknya.

Baca Juga: ULAMA KEMBALI DIKRIMINALISASI, FORJIM AJAK JURNALIS MUSLIM LAWAN DISKRIMINASI HUKUM

Dalam akun instragram pribadinya, Amani mengatakan, “Tidak mungkin saya menerima penghargaan Revlon Prize for Changemakers; karena tidak mungkin kita bisa menerima model yang mendukung penindasan wanita dan anak perempuan di belahan dunia lain.” kata Amani, seperti dikutip Pusat Info Palestina, Jum’at (17/1/2018).

Dia menambahkan, model israel, Gal Gadot mendukung aksi-aksi pasukan militer penjajah Zionis yang bertentangan dengan nilai-nilai dan moral blog saya ‘MuslimGirl’. Dan berangkat dari nurani saya yang bebas, saya tidak bisa merayakan penghargaan ini, sementara militer penjajah Zionis Israel menahan seorang gadis remaja berusia 16 tahun bernama Ahed Tamimi.”

Wanita kelahiran Yordania asal Palestina ini tinggal di New Jersey, Amerika Serikat. Dia termasuk aktivis yang paling menonjol melawan islamofobia. Pada tahun 2009 dia membuat portal MuslimGirl.net, yang mana dia berusaha menjadikan portal ini sebagai jaringan media pertama yang paling banyak digunakan wanita Islam. Dia juga membantah kesalahpahaman tentang wanita Muslim. Hal itulah yang menjadikannya diklasifikasikan di antara tokoh Muslim paling aktif dan berpengaruh Amerika Serikat, demikian menurut laporan media Amerika.

(fan)