Duniaekspress, 22 Januari 2018. – Thaliban Afghanistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Hotel Intercontinental di Kabul yang menyebabkan sedikitnya lima warga sipil terbunuh dan enam lainnya cedera.

Orang-orang bersenjata yang mengenakan seragam tentara menyerbu hotel yang dijaga ketat di daerah Bagh-e Bala pada Sabtu malam waktu setempat, menahan dan pengepungan hingga hari Minggu.

Reporter Al Jazeera Jennifer Glasse, melaporkan dari Kabul, mengatakan bahwa serangan tersebut diumumkan setelah 16 jam pertempuran.

“Pejabat berada di dalam [hotel, red] sekarang untuk melakukan penyelidikan mereka dan untuk melihat apakah mereka akan menemukan korban lagi,” katanya.

“Kami tahu pertempuran itu berlangsung dari kamar ke kamar, kami tahu bahwa banyak tamu menghabiskan waktu berjam-jam semalam bersembunyi di kamar mereka saat orang-orang bersenjata itu memasuki hotel.”

Kelompok Taliban, yang menguasai lebih dari sepertiga negara, mengatakan tidak akan ada solusi damai kecuali tentara internasional meninggalkan Afghanistan.

“Lima pejuang kami, Bilal, Ayubi, Khalil, Bashar dan Abid memasuki gedung tersebut dan melakukan operasi yang mengakibatkan kematian 10 orang asing dan pejabat pemerintah Afghanistan,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, kepada Al Jazeera, Ahad (21/1/2018)

Baca Juga: MUJAHIDIN THALIBAN BERKORBAN UNTUK LINDUNGI HIDUP, KERHOMATAN DAN HARTA RAKYATNYA

Kementerian dalam negeri mengatakan sebuah perusahaan swasta bertanggung jawab atas keamanan hotel sekitar tiga minggu yang lalu, dan sedang menyelidiki bagaimana para penyerang berhasil memasuki gedung yang sering dikunjungi oleh pejabat pemerintah dan orang asing.

Serangan di Intercontinental Hotel hanyalah salah satu dari beberapa serangan pada hari Ahad.

Di sebuah desa di provinsi utara Balkh, pejuang Taliban menyerbu rumah di tengah malam, menarik petugas polisi dari rumah mereka dan menembak mereka sampai mati.

“Sedikitnya 18 petugas tewas,” kata wakil kepala polisi Abdul Raziq Qaderi kepada wartawan setempat. (fan)