Duniaekspress, 29 Januari 2018. – Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) pada hari Sabtu (27/1) membebaskan secara penuh sebuah desa Suriah dari kelompok PYD sebagai bagian dari Operation Olive Branch yang sedang berlangsung di Afrin.

“Pada hari ke delapan operasi tersebut, pasukan Turki dan FSA menguasai sepenuhnya distrik Ali Bakki di kota Raju, barat laut Afrin,” Kantor berita Anadolu melaporkan dari lapangan.

FSA bekerja sama dengan Angkatan Bersenjata Turki membersihkan desa semua teroris PYD / PKK.

Juga, area di Raju dikenal sebagai titik 740 dan sebuah kamp pelatihan “teroris” diamankan.

“Lebih dari 10 teroris “dinetralisir” selama pembebasan,” kutip Anadolu Agency.

Otoritas Turki sering menggunakan kata “dinetralisir” dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa para teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau tertangkap.

Baca Juga: TURKI GANDENG FSA HAJAR MILISI KURDI

Turki pada 20 Januari meluncurkan Operation Olive Branch untuk menghapus teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD / PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad di Suriah meninggalkan kota ke kelompok teror tanpa perlawanan. (fan).