Duniaekspress, 30 Januari 2018. – Aksi demonstrasi kembali terjadi diberbagai kota di Iran, dalam vidio yang diunggah dimedia sosial ratusan orang turun kejalan diberbagai kota diataranya, Bandar Abbas di selatan Iran, Najafabad di Isfahan di pusat Iran, Kerman di tenggara dan di Shiraz, pusat Provinsi Fars.

Selama demonstrasi di Bandar Abbas, para pemrotes meminta lebih kepada masyarakt untuk bergabung dengan mereka.

Di Shiraz, para pemrotes meneriakkan “kematian kepada diktator.” Slogan ini telah menjadi slogan utama selama demonstrasi baru-baru ini terhadap Pemimpin Agung Iran Ali Khamenei.

Di Najafabad, para pemrotes meneriakkan melawan rezim, sementara di Kerman mereka meminta pasukan keamanan untuk tidak menekan demonstrasi mereka dan meminta pihak keamanan untuk mendukung demonstrasi damai mereka.

Baca Juga: REZIM SYI’AH IRAN TELAH TANGKAP 8.000 DEMONSTRAN

Sejak Desember 2017 Iran dilanda demonstrasi besar-besaran dihampir seluruh penjuru wilayah Iran. Penangkapan besar-besaran dan meluasnya penangkapan kaum muda di berbagai kota Iran terus berlanjut sejak orang-orang turun ke jalan pada tanggal 28 Desember.

Menurut laporan dari dalam Iran dan dari dalam rezim tersebut, jumlah tahanan telah meningkat menjadi setidaknya 8.000 pada akhir minggu kedua aksi pemberontakan rakyat Iran.

Dalam beberapa hari terakhir, beberapa dari tahanan ini mati di bawah siksaan ala abad pertengahan oleh rezim tersebut.

Meskipun upaya rezim tersebut untuk tetap menyembunyikan jumlah penangkapan, ia mengakui adanya peningkatan besar jumlah tahanan. (IF).