Duniaekspress, 4 Februari 2018. – Pejuang Hayat Tahrir Al Sham (HTS) berhasil menembak jatuh sebuah pesawat militer Rusia Su-25 di provinsi Idlib, barat laut Suriah, Sabtu (3/2/2018). Berita tersebut telah dibenarkan oleh pihak Rusia

Related image

pesawat rusia yang terbakar ketika berhasil ditembak pejuang islam

“Pilot berhasil melaporkan penyerangan di daerah yang dikuasai oleh militan Jabhat al-Nusra, namun kemudian dia meninggal dalam serangan tersebut,” kata pernyataan kementerian Rusia yang dirilis pada lama Anadolu Agency.

Seperti diketahui Rusia adalah sekutu utama dari rezim Syiah Bashar al Assad, serangan udara udara Rusia sering menyasar warga sipil di Idlib dan menurut relawan setempat Bashar Assad dan sekutu utamanya Rusia sering menggunakan bom kimia yang dilarang.

SERANGAN UDARA RUSIA SASAR PEMUKIMAN DI IDLIB

SERANGAN UDARA RUSIA DI IDLIB 10 ORANG TEWAS

HINDARI HUJAN BOM REZIM ASSAD, PULUHAN WARGA TINGGAL DI BAWAH TANAH

Sejak 14 November tahun lalu, Idlib merupakan bagian dari zona de-eskalasi, akan tetapi tetap menjadi sasaran serangan oleh rezim Bashar al-Assad dan sekutu utamanya Rusia.

Pada bulan Januari relawan kemanusiaan Suriah melaporkan, sedikitnya lima orang tewas dan 30 lainnya cedera saat pesawat tempur Rusia melakukan serangan udara di provinsi utara Idlib, Suriah, yang merupakan bagian dari zona de-eskalasi.

Mostafa Haj Youssef, direktur pasukan pertahanan sipil Helm Putih Suriah di Idlib, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pesawat tempur Rusia telah menargetkan sejumlah daerah pemukiman di malam hari.

“Empat orang tewas di distrik Maaret al-Numan dan satu lainnya di distrik Saraqib,” kata Yusuf.

“Pesawat tempur Rusia menggunakan bom napalm, yang dilarang menurut undang-undang internasional,” tambahnya.

Sebelumnya, White Helmet melaporkan, sedikitnya 400 warga sipil terbunuh dalam dua bulan terakhir saat pasukan rezim mengintensifkan serangan terhadap distrik Ghouta dan provinsi utara Idlib. (fan).